MATATELINGA, Belawan: Pembagian dana Bantuan Sosial Tunai (BST) dari pemerintah untuk wilayah Medan Utara di setiap kantor Pos terkesan amburadul. Selain itu juga dinilai tidak mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah dan dinas kesehatan.Pasalnya, ribuan warga di kawasan Medan Utara yang mengambil dana BST di kantor kantor Pos tidak diatur dengan baik. Sehingga ribuan warga tersebut saling berdesak-desakan.Seharusnya pihak kantor Pos sebelum membagikan BST kepada warga penerima BST terlelebih dahulu warga harus mengatri yang rapi tidak saling mendahului satu dengan yang lain. Selain itu warga yang mengambil dana BST tersebut banyak yang tidak memakai masker dan saling berdesak desakkan yang bisa masuk kedalam ruangan kantor maka langsung mendapatkan dana sebesar Rp 600 ribu rupiah untuk setiap KK.Kantor Pos yàng membagikan dana BST tersebut ada dua kantor Pos seperti di Kelurahan Medan Labuhan di Jalan KLY Sudarso dan di Belawan di KLY Yos Sudarso ini sudah berjalan selama 4 hari dan pembagiannya amburadul.Pengamatan Wartawan ini di Medan Utara di setiap kantor Pos warga saling berdesak desakkan dan siapa yang duluan masuk kedalam ruangan kantor langsung dilayani oleh petugas Pos tidak menggunakan nomor antrian.Walau sudah masuk kedalam ruangan, petugas Pos terkesan membiar warga tersebut sehingga warga menumpuk dan sebahagian duduk duduk dilantai kantor karena kelelahan.Amrijal Piliang (59) warga Lingkungan 40 Kelurahan Belawan ĺl Kecamatan Medan Belawan mengaku sangat senang menerima BST dari Pemerintah. Namun bantuan BST tersebut belum diterimanya karena nomor antriannya sangat jauh yaitu nomor 5578.Mau berdesak desakan tak manpu takut jatuh dan dipinjak pijàk warga lainnya.Kepada perugas kantor Pos untuk mengatur warga yang mengambil BST agar tidak berdesak desakan dan harus memakai masker dan jaga jarak untuk memutus mata rantai Covid-19 yang mengintai manusia."Kepada warga diminta berhati hati, lebih baik kita menjaga sebelum terjangkit Virus Corona. Ikuti saran Pèmerintah jika keluàr rumah harus pakai masker dan jika pulang harus mencuci tangan yang bersih menggunakan sabun,"pungkasnya. (mtc/rompas)