MATATELINGA, Belawan: Bertempat di aula kantor Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan, Medan Sumatera Utara, Institusi Penerima Wajib Lapor Yayasan Nazar (IPWL Nazar) menggelar rehabilitasi sosial korban penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Berbahaya (Napza),Rabu (17/6/2020)Kegiatan yang dihadiri oleh Camat Belawan Ahmad SP, Lurah Belawan I Siti Maryam, S.Sos., pimpinan IPWL Poltak Marbun, Koordinator Kecamatan Muhammad Faisal, SE., dan puluhan korban penyalahgunaan Napza di Kecamatan Medan Belawan. Narkoba adalah musuh besar Negara Republik Indonesia karena merusak Generasi Muda kita yang sebagai penerus Cita cita Bangsa ini.Untuk Para Pemuda korban Napza kerap dikucilkan oleh warga dilingkungan masing masing karena warga takut jika para Pemuda yang telah menjadi korban Narkoba tersebut akan menyakiti keluarga mereka, maka korban Narkoba tersebut dikucilkan dilingkungannya.Hal tersebut tersebut disampaikan Camat Medan Belawan, Ahmad SP saat memberikan sambutannya diacara Sosialisai korban Napza yang diselenggarakan IPWL Medan tersebut.Ketua IPWL Medan ,Poltak Marbun saat memberikan sambutannya mengatakan bahwa Narkoba yang jenisnya apa saja sangat membahayakan kehidupan kita.Untuk itu jauhilah Narkoba, agar kita sehat dan selamat.Untuk itulah ajang seperti ini berguna untuk menyadarkan masyarakat khususnya korban Napza.Sementara itu Kepala Kelurahan Belawan l Kecamatan Medan Belawan,Siti Maryam S.Sos mengucapkan banyak terima kasih kepada IPWL Kota Medan yang telah memberikan Sosialiasi tentang bahaya Narkoba. Ia berharap masyarakat khususnya di Kecamatan Medan Belawan dengan adanya sosialisasi ini dapat memberlakukan korban Napza sebagai manusia.Dengan adanya sosialisasi ini dapat mengurangi stigma negatif masyarakat terhadap korban Napza," tuturnya. Ketua Kordinator Kecamatàn Medan Belawan,Muhammad Paizal Se,pihaknya berupaya melalui sosialisasi ini, merubah stigma di masyarakat untuk bisa merubah mindset, bahwa korban Napza adalah orang yang perlu dapat bantuan, dapat sentuhan dan kasih sayang.Usai acara Sosialisi tentang bahaya Narkoba/ Napzà para peserta yang jumlahnya puluhàn orang terdiri dari Pemuda,ibu ibu dan bapak bapak ini usai acara diberikan bingkisan berupa sembako.