Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Tersinggung Dikatai Mabuk, Hermanto Tikam Teman Hingga Tewas

Tersinggung Dikatai Mabuk, Hermanto Tikam Teman Hingga Tewas

- Kamis, 02 Juli 2020 08:00 WIB
mtc/subrata
Hanya karena merasa tersinggung dan tidak terima dengan perkataan yang dilontarkan temannya, Hermanto Pakpahan (35) tega menghabisi nyawa Plores Panjaitan (35) warga Dusun Bandar Mariah, Nagori Bandar Sauhur ,Kecamatan Purba Kab.Simalungun. dengan menggu
MATATELINGA, Simalungun: Hanya karena merasa tersinggung dan tidak terima dengan perkataan yang dilontarkan temannya,  Hermanto Pakpahan (35) tega menghabisi nyawa Plores Panjaitan (35) warga Dusun Bandar Mariah, Nagori Bandar Sauhur ,Kecamatan Purba Kab.Simalungun. dengan menggunakan sebilah pisau. Peristiwa ini terjadi di Jalan Umum Gereja GKPS, Dusun Bandar Mariah, Nagori Bandar Sauhur, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Rabu (01/07) sekira pukul 17.30 wib.

Kapolsek Purba Iptu M.Sinaga saat dikomfirmasi menyampaikan bahwa peristiwa tersebut  bermula saat pelaku yang baru saja tiba sepulang minum tuak dari Seribudolok berjumpa dengan korban. Selanjutnya korban melontarkan perkataan " Kau sudah mabuk" . 

"Pelaku yang mendengar perkataan korban langsung mendatangi korban dan terjadi cekcok  adu mulut. Melihat adanya sepotong kayu disekitarnya korban langsung memukul  pelaku. Pelaku yang tidak terima dengan perkataan dan pukulan kayu tersebut pulang ke rumahnya. Dan kembali menjumpai korban dalam kondisi sudah mengantongi sebilah pisau," ucap Iptu M Sinaga.

Selanjutnya terjadi perkelahian antara pelaku dan korban, tanpa sepengetahuan korban pelaku langsung mengeluarkan pisau yang sudah disimpannya dan menikamkan pisau ke hulu hati korban. Dengan bersimbah darah korban langsung lari ke arah rumahnya. Sebelum tiba di rumahnya korban sudah roboh dan terjatuh dalam posisi terlentang, kaki tertekuk kebelakang.  

"Sesudah peristiwa tersebut pelaku langsung melarikan diri dan meninggalkan lokasi kejadian, "urai Kapolsek.

Polisi yang menerima laporan kasus tersebut langsung menuju lokasi dan langsung mengevakuasi tubuh korban yang ditemukan bersimbah darah dan telah meninggal dunia. Selanjutnya petugas langsung membawa jasad korban ke Rumah Sakit Umum Pematangsiantar guna dilakukan otopsi. Petugas yang di lokasi juga memintai sejumlah keterangan dari para saksi.

"Kemudian dibantu oleh warga sekitar, petugas kita berhasil meringkus pelaku tak jauh dari lokasi tersebut," beber Sinaga.

Dalam peristiwa tersebut petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 batang kayu panjang ± 30 cm, 1 helai kaos singlet warna putih berlumuran darah, 1 (satu) Celana panjang berlumuran darah. Sedangkan pisau yang digunakan pelaku masih dalam pencarian.

"Motif pelaku membunuh korban karena merasa tersinggung dengan ucapan korban dan akibat pukulan yang diterima pelaku. Pelaku juga akan dikenakan pasal 338 perihal pembunuhan," tutup Iptu Sinaga. (mtc/subrata)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Henry Jhon Hutagalung Miinta APH, Tangkap Dokter dan RS Malpraktek Pasien

Berita Sumut

Pendatang Baru Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata

Berita Sumut

Begini Pesan Dewan Pers pada Pelantikan Pengurus JMSI Jatim

Berita Sumut

Polda Sumut Buka Nobar Gratis untuk Masyarakat hingga Laga Final

Berita Sumut

Sambut Piala Dunia 2026, Laga Pembuka Meksiko Vs Afrika Selatan, Ini Dilakukan Polres Simalungun

Berita Sumut

Pasukan Israel Mendirikan Pos Pemeriksaan dan Melakukan Inspeksi Dua Desa Suriah