Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Balita di Simalungun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Saluran Irigasi

Balita di Simalungun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Saluran Irigasi

- Jumat, 03 Juli 2020 08:50 WIB
mtc/subrata
Seorang balita yang masih berusia 3 tahun ditemukan tewas di saluran irigasi di kawasan Huta III Nagori Raja Maligas Kecamatan Hutabayu Raja, Rabu (1/7). Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban bernama Anju Riski Pratama Sitorus itu bermain di saluran
MATATELINGA, Simalungun: Seorang balita yang masih berusia 3 tahun ditemukan tewas di saluran irigasi di kawasan Huta III  Nagori Raja Maligas Kecamatan Hutabayu Raja, Rabu (1/7). Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban bernama Anju Riski Pratama Sitorus itu bermain di saluran irigasi tersebut.

Kapolsek Tanah Jawa Kompol Syamsul Baharuddin S.H saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Syamsul mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada hari Rabu (01/07/2020) sekira pukul 14.00 yang dimana saat itu korban diajak oleh ibu kandungnya Irnawati Sianturi untuk membeli gorengan yang hanya berjarak 150 Meter dari kediamannya. 

"Sesampainya di tempat penjual gorengan, korban tanpa sepengetahuan ibunya bermain ke arah saluran irigasi Huta III  Nagori Raja Maligas Kecamatan Hutabayu Raja, sedangkan ibu kandungnya duduk - duduk di sekitar tempat penjual gorengan,"beber Syamsul, Jum'at (3/7).

Kemudian setelah berselang waktu kurang lebih 30 menit, ibu korban bermaksud hendak pulang kerumahnya dan merasa ada yang janggal karena tidak melihat keberadaan anaknya itu. Selanjutnya ibunya langsung mencari keberadaan korban di sekitar saluran irigasi akan tetapi tidak ditemukan.

 

Kemudian wanita itu meminta bantuan kepada warga sekitar untuk membantu mencari keberadaan korban. 

"Saat itu ibu korban sudah menduga bahwa anaknya sudah hanyut terbawa arus air irigasi. Pasalnya korban bila sudah melihat air ingin selalu  mandi dan sering langsung terjun ke dalam air,"sebut Syamsul.

[br]

Warga yang tidak berhasil menemukan bocah itu lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanah Jawa. Namun pada hari itu, petugas yang diturunkan tidak berhasil menemukan korban.

Keesokan harinya, Kamis (2/7), petugas beserta unsur muspika dan warga kembali bergerak melakukan pencarian dengan menyisiri saluran irigas sampai ke muara irigasi di Huta Kucingan Bandar, namun hingga Kamis sore belum membuahkan hasil.

Selanjutnya petugas dari Polsek Tanah Jawa berkoordinasi dengan Polsek Bosar Maligas guna membantu melakukan pencarian di wilayah mereka. 

"Berselang beberapa jam kemudian Polsek Bosar Maligas memberikan informasi kepada Polsek Tanah Jawa bahwa mereka telah menemukan seorang bocah hanyut tenggelam dengan keadaan sudah meninggal dunia di aliran sungai Bah Tongguran, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun," beber Kapolsek.

Selanjutnya petugas dari Polsek Tanah Jawa langsung meluncur ke lokasi penemuan jasad korban guna memastikan identitas korban.

"Ternyata benar, korban adalah balita yang dilaporkan hanyut di saluran irigasi," terang Syamsul.

Selanjutnya petugas dari Polsek Tanah Jawa langsung mengevakuasi mayat korban ke Puskemas Maligas I untuk dilakukan visum luar dan selanjutnya dibawa kerumah duka untuk diserahkan kepada keluarga. (mtc/subrata)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Satpol PP-WH Aceh Selatan Limpahkan Dua Tersangka Kasus Khamar ke Kejari, Terancam 60 Kali Cambuk

Berita Sumut

Dana BOS SMKN 2 Panyabungan Disorot, FMI Mandailing Natal Temukan Sejumlah Kejanggalan Anggaran

Berita Sumut

Pelaku Pencurian Kabel Listrik di Kawasan Sei Mangkei Berhasil Diamankan

Berita Sumut

Bobby Nasution Tekankan Pentingnya Peran LPS di Sumut, Perkuat Kepercayaan Nasabah dan Stabilitas Perbankan

Berita Sumut

Warga Antusias Hadiri Acara Sosialisasi Cakades No.Urut 5 di Patumbak Kampung

Berita Sumut

Merajut Tas, Merajut Masa Depan, Harapan Baru dari Rutan Perempuan Pondok Bambu