MATATELINGA, Belawan: Meski saat ini pemerintah meminta masyarakat untuk menggunakan masker, namun di Pasar Inpres yang terletak di Jalan Jawa/Jalan Bunga dan Jalan Pasar Kelurahan Belawan ll Kecamatan Medan Belawan Kota Medan banyak para pedagang dan pengunjung tidak mengikuti protokol kesehatan dari Pemerintah.Hal yang sama juga terjadi di kawasan Pasar V di Jalan Marelan Raya, Pasar Martubung, Pasar Inpres Simpang Kantor dan Pasar Titipapan. Para pedagang dan pengunjungnya banyak yang tidak mematuhui protokol kesehatan seperti mekai masker dan menjaga jarak, malahan mereka bergerombol ditempat tersebut.Salah seorang pedagang di Pasar Inpres Belawan saat ditanya wartawan ini, mengaku sulit menggunakan masker karena susah melayani pembeli."Jika kami pakai masker maka kami susah melayani omongan pembeli,"kilahnya.Lain halnya yang dikatakan salah seorang pengunjung pasar Inpres yang menggunakan masker, Ibu Susi warga Komplek TNI AL Belawan ini mengatakan bahwa pedagang dan pengunjung pasar ini kebanyakan tidak memakai masker karena bandel tidak mau mengikuti anjuran Pemerintah.J"Jika saya memakai masker untuk menjaga kesehatan dan intruksi suami agar jika keluar rumah mesti pakai masker," ucapnya.Imbauan untuk mengenakan masker dan memperhatikan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah masih diabaikan terutama dipasar pasar diwilayah Medan Utara.Pantauan wartawan ini,karena pedagang dan pengunjung membandel tanpa menggunakan masker, padahal Covid-19 di kota Medan ini belum tahu kapan berahirnya.Sementara itu Kepala Dinas Pasar Inpres Belawan, J A Damanik mengatakan pihaknya bersama aparat gabungan di Belawan ini sudah sering menghimbau kepada pedagang dan pengunjung agar selalu memakai masker, jaga jarak. Tapi himbauan itu hanya ditaati saat itu juga dan selanjutnya mereka tidak mekai lagi maskernya.[br]"Pernah petugas melakukan razia dan berhasil mengamankan pengunjung yang tidak memakai masker dan kami ambil KTInya kemudian dibawa petugas Satpol PP ke Medan dan pemiliknya disuruh mengambilnya di Medan.Namun begitu mereka tidak jera jiga dan mereka tetap membandal," bebernya.Sementara itu salah seorang pengamat, Amri mengatakan bahwa Pemerintah tidak sinkornisasi antara petugas dilapangan yang seharusnya lebih baik lagi didalam memberikan himbauan kepada para pedagang dan pengunjung pasar untuk memakai masker dan menjaga jarak.Seharusnya Pemerintah itu pro aktif melalui petugas dilapangan untuk terus menghibau para pedagang dan pengunjung pasar pagi ini untuk memakai masker dan menjaga jarak."Taulah para pedagang dan pengunjung pasar ini orangnya bandel bandel tidak mau menjaga kesehatan untuk diri sendiri dan keluarganya maupun untuk masyarakat lainnya,"jelasnya.Secara terpisah, Kabid Pasar Belawan, Dinas Perdagangan dan Pasar Waykanan Hafizin, menyatakan pihaknya telah berkali-kali mengingatkan agar para pedagang untuk menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas, demi keamanan dan keselamatan bersama, akan tetapi para pedagang memang tetap banyak yang membandel."Hal itu tentu sangat disayangkan mengingat para pedagang tersebut berasal dari wilayah dimana terdapat dua orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 meski satu diantaranya telah dinyatakan sembuh," tukasnya. (mtc/rompas)