MATATELINGA, Siantar: Curah hujan yang tinggi disertai dengan petir yang mengguyur Kota Pematang Siantar menyebabkan banjir bandang di beberapa tempat di Siantar. Akibat banjir bandang tersebut satu orang pengendara terseret arus banjir dan meninggal dunia.Peristiwa yang mencengkam itu terjadi pada hari Sabtu (11/07/2020) sekira pukul 18.30 wib tepatnya di jalan Rondahaim Simpang Tanjung Pinggir, Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba."Kejadian terjadi pada Sabtu malam sekira pukul 18.30 Wib. Dimana pada saat itu hujan deras yang mengguyur Kota Pematang Siantar menyebabkan banjir bandang salah satunya di Kawasan Jalan Rondahaim Simpang Tanjung Pinggir terjadi banjir bandang," ucap Kapolsek Siantar Martoba Iptu Amir Mahmud, malam tadiMenurut pengakuan saksi mata Pansur Sidauruk (52)Rudol Buat-butar (41) Warga Jana Ronda Haim Kelurahan Pondok Sayur Kecamatan Siantar Martoba. Menyebut awalnya korban yang diketahui berjenis kelamin laki-laki yang datang dari arah terminal Tanjung pinggir hendak menuju jalan Rondahaim dengan mengendarai satu unit sepeda motor merek Mio warna Biru."Namun tiba-tiba korban bersama satu unit sepeda motor miliknya terseret banjir dan hanyut," Jelas Iptu Amir Mahmud.Pada saat saksi Rudol Buat-butar sempat meneriakkan korban agar tidak melewati banjir yang semakin membesar. "Jangan dilewati, airnya deras bahaya itu", teriak saksi.Namun teguran itu tidak dihiraukan oleh korban dan tetap memaksa diri untuk melewati kawasan itu. Berselang hitungan menit korban pun terseret dan hanyut hingga sudah tak terlihat lagi. Jelas Iptu Amir Mahmud. Untuk pihak Polsek Siantar Martoba melakukan pencarian terhadap korban Sabtu (11/07), malam hingga sekitar pukul 23.00 Wib namun korban tak kunjung ditemukan. (mtc/Gea)