MATATELINGA, Siantar: Entah kurang perhatian orang tua atau karena faktor lingkungan Anak dibawak umur berinisial YPP dipergoki oleh warga saat sedang bereaksi melakukan tindak pidana kasus pencurian satu unit sepeda motor di Siantar, Selasa (21/7/2020) sekira pukul 16.00 Wib.Tersangka YPP ,14, warga Tiga Dolok, Kecamatan Dolok Panribuan, Simalungun ini, kini telah diserahkan oleh warga ke Polsek Siantar Martoba untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.Anak baru gede (ABG) Ini ketangkap warga lantaran gagal mencuri kereta Honda Supra X bernopol BK 6736 WAI milik guru MTSN Siantar.Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, Awalnya korban Suwito (46) warga Jalan Medan,Simpang Kapok, Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba bersama Imam Nainggolan yang menjabat Kepsek MTSN Siantar, dan KTU Syawaluddin.Telah janjian memancing dilokasi jurangan (kubangan) Jalan Ring Road yang juga berdekatan dengan komplek sekolah MTSN di Jalan Medan, Simpang Kapok, Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba.Tiba dilokasi,Suwito memarkirkan kereta Honda Supra X milik dekat semak-semak tidak jauh dari jurangan (kubangan) yang dijadikan lokasi memancing ikan.Ditengah asyik memancing ikan, entah dari mana pelaku YPP datang ke TKP lalu perlahan-lahan mengotak-atik kunci kontak kereta Honda Supra X milik Suwito dengan memakai alat obeng.Setelah kunci kontak berhasil dijebol, perlahan- lahan pelaku YPP menggeser kereta dari TKP.Namun sewaktu tersangka hendak pergi membawa kabur kereta Honda Supra curian, aksinya dipergoki sama Imam Nainggolan.Langsung saja Imam Nainggolan bersama korbannya Suwito mengejar pelaku YPP yang melarikan diri ke arah ladang ubi belakang pabrik jagung.Sementara warga lainnya mengepung dari arah Jalan Ring-Road.[br]Ketepatan,anak-anak didik sekolah MTSN yang kebetulan sedang latihan bermain bola, keluar begitu mendengar teriakan, dan ikut membantu mengejar.Namun pelaku YPP berhasil meloloskan diri dari kejaran."Beruntung ada siswa kita MTSN yang ikut mengejar, mengenali pelaku YPP lantaran sering dilihat keliaran dekat sekolah dan bermain warnet dekat komplek Perumahan Karang Sari Permai," kata Suwito.Tak membuang waktu,Suwito langsung membonceng siswanya yang mengenal pelaku Perumahan Karang Sari Permai di Jalan Karang Sari, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba.Pucuk dicinta ulam pun tiba, korban Suwito berhasil menemukan pelaku YPP sedang bermain warnet dikomplek Perumahan Karang Sari Permai, sehingga langsung ditangkap Suwito."Waktu kutangkap tersangka dan kudapati alat obeng. Tersangka ini pun sudah berganti bajunya warna hitam untuk mengelabuhi,terus datanglah orang Polsek setelah ditelepon," ungkapnya.Kapolsek Iptu Amir Mahmud mengatakan pihaknya masih melakukan pengembangan lantaran pelaku mengaku bukan kali ini aja beraksi."Masih kami interogasi.Sementara ini tersangka mengaku telah 7 kali beraksi mencuri kereta di TKP lain.Inilah kami sedang melakukan pengembangan, dan korbannya Suwito lagi membuat pengaduan," tegasnya.(Gea)