MATATELINGA, Sergai: Sebanyak 200 orang warga Tanjung Beringin menerima bantuan rumah swadaya. Bantuan diserahkan langsung Bupati Sergai Ir. H. Soekirman di Aula Kantor Desa Nagur, Aula Desa Pekan Tanjung Beringin, Dusun III Desa Tebing Tinggi dan Aula Desa Pematang Cermai Kecamatan Tanjung Beringin, Selasa (22/7/2020).Bupati Sergai Ir. H. Soekirman menyebut bantuan BRS ini mensyaratkan penerimanya harus memenuhi kriteria antara lain memiliki tanah dengan legalitas resmi, menempati rumah satu-satunya dengan kondisi tidak layak huni serta belum pernah menerima bantuan rumah dan sejenisnya dari pemerintah.Selain itu penerima harus berpenghasilan sebanyak-banyaknya UMP setempat, diutamakan telah memiliki usaha untuk meningkatkan kualitas rumah, serta bersedia membentuk kelompok paling banyak 20 orang"Hal-hal seperti sandang, pangan, papan dan pembangunan hendaknya, sebut Bupati, harus dipenuhi dengan saling bahu membahu demi mendukung keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat ini," sebutnya.Kehadiran Bupati di sini juga untuk menyampaikan bukan zamannya lagi kita berpikir “Biar Rumah Condong Asal Gulai Lomak”, menjadi Biar Rumah Tegak, Asal Gulai Lomak, karena kita harus menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya, mulai dari sandang, pangan dan papan. Bantuan ini meski jumlahnya tidak besar, namun tidak bisa dikatakan kecil juga. Saya pun ingatkan kepada para penerima agar jangan sampai dipergunakan untuk hal lain selain keperluan rumah dan tepat sesuai tujuan dari bantuan tersebut. Lanjutkan hal-hal yang baik dan perbaiki yang belum baikTurunnya bantuan kepada masyarakat hari ini salah satunya karena status Tanjung Beringin sebagai wilayah perbatasan sebab Kecamatan Tanjung Beringin memiliki wilayah terluar yaitu Pulau Berhala.Untuk itu pemerintah memberikan bantuan kepada Kecamatan Tanjung Beringin, yang kecamatan lain tidak menerimanya, untuk kecamatan kita ini penerima BRS berjumlah total 200 KK melalui proses pengusulan dari tingkat desa hingga ditandatangani oleh Bupati sebagai Kepala Daerah. Maka dengan demikian, saya mengajak kita semua bersyukur dan tidak kufur terhadap nikmat Allah, dengan mempergunakan bantuan tepat sasaran serta mengakui dan mensyukuri pembangunan itu memang berlanjut. (mtc/qoqo)