MATATELINGA,Siantar: Nasib bocah (6) warga Jalan Sisingamangaraja Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari Pematangsiantar. Korban dinyatakan hilang terseret arus sungai seusai bocah berjenis kelamin laki-laki itu pulang sholat sekitar dari mesjid yang tak jauh dari TKP, Minggu (26/7/2020) sekira pukul 4.30 Wib, sore.Peristiwa naas itu terjadi diJalan Viyata Yuda, kelurahan setia negara, kota Pematangsiantar. Menurut Amatan wartawan, Minggu malam, tepat nya di TKP (Tempat Kejadian Perkara-red), puluhan warga beserta tim SAR, BPBD dan Pihak Kepolisian berusaha mencari keberadaan korban, dengan menyusuri sungai tempat korban terjatuh.Mak Lastri (35) yang merupakan warga setempat saat diwawacarai wartawan mengatakan jikalau kejadian yang menimpa korban tempat sekira pukul 16.30 Wib sehabis korban pulang dari mesjid (sholat)."Kejadian tepat pada hujan deras tadi, usai pulang sholat dan anak-anak sempat bermain-main air," ujar warga. Mak LastriSementara itu Tatapriatna yang mengaku saudara dekat korban membenarkan adanya peristiwa tersebut. "Benar korban anak kakak ku, dari tadi sore kami sudah melakukan pencarian namun tak kunjung ditemukan," jelas Tata dengan mata berkaca-kaca."Korban ini anak ke tiga dari tiga bersaudara," ujarnya sembari menangis. [br]Untuk dirinya dan keluarganya lainnya sangat berharap besar agar korban segera di temukan. "Pencarian Kepada Bocah Hanyut Di Berhentikan Sampai Besok Pagi"Proses pencarian terhadap korban hingga Minggu malam sekira pukul 22. 30 Wib terus dilakukan upaya pencarian, namun sayangnya karena cuaca yang tidak mendukung membuat pencarian kepada korban akan diberhentikan dan diteruskan esok pagi.Hal itu dikatakan oleh Kasubbid pencegahan Anugerah Nasution mengatakan untuk pencarian kepada korban hanyut di berhentikan sementara waktu."Karena cuaca yang tidak mendukung membuat kita memberhentikan pencarian sampai besok pagi," ujarnya.Masih dengan Anugerah kalau di lanjutkan pencarian yang ditakutkan air kiriman datang mendadak kencang."Cuaca kan lagi hujan yang kita takutkan air kiriman datang kencang. Kita juga harus kita jaga juga keselamatan tim. Di tambah lagi hujan turun," ujarnya.Terpisah Kapolsek Siantar Martoba Iptu Amir Mahmud saat dikonfirmasi wartawan, Minggu malam sekira pukul 21.00 wib membenarkan adanya peristiwa itu. " Ia benar laporan telah kita terima untuk saat ini anggota bersama tim BPBD tim SAR sedang melakukan pencarian terhadap korban," Ungkap Iptu Amir Mahmud singkat. (Gea)