MATATELINGA, Siantar: Hari kedua pencarian terhadap Sauki (6), Warga Jalan Viyata Yudha, Kelurahan Bahkapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, yang hilang terseret banjir sejak Minggu (26/70 kemarin masih belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan yang terdiri dari pihak BNPB, SAR dan aparat kepolisian telah berupaya semaksimal mungkin untuk mencari keberadaan korban sejak Senin (27/7/2020) pagi.,Menurut pantauan wartawan, Senin sekitar pukul 14.30 Wib puluhan Tim SAR, Brimob dan pihak BNPB kota Pematang Siantar menyisir bendungan yang terletak di Sungai Bahbolon, tepatnya di Jalan Pematang Kelurahan Simalungun Kecamatan Siantar Selatan, namun sayangnya Sauki juga tidak dapat ditemukan. Kasubbid BPBD, Anugrah Zendato ketika dikonfirmasi mengatakan kalau pencarian di sungai Pematang dihentikan, lantaran setelah air sungai disurutkan korban juga tidak ditemukan. "Sedangkan untuk kendala sendiri, di hari kedua dalam pencarian ini tidak ada, hanya saja korban belum bisa kita temukan. Bahkan air sungai tadi juga sempat kita surutkan tapi korban juga tidak dapat ditemukan," terang Anugrah yang sering disapa Boy. Lanjutnya, kalau untuk terowongan semua sudah kita sisiri dan tidak ada yang lewat, namun hasilnya nihil. Jadi untuk itu kita ada indikasi kecurigaan bahwa korban menyangkut di aliran sungai Kilang Padi dan juga cafe Kaswari. Dalam pencarian korban adapun personil yang diturunkan sebanyak 10 personil dari Brimob, 6 personil dari Basarnas Parapat, dan 17 dari BPBD Kota Pematangsiantar yang dibantu oleh masyarakat dalam melakukan pencarian korban. (mtc/Gea)