MATATELINGA, Siantar: Proses pencarian terhadap bocah malang Sauqi bocah enam yang dinyatakan hilang terseret arus banjir Minggu Sore hingga saat ini blom kunjung ditemukan meskipun berbagai upaya telah dilakukan oleh Tim Gabungan BPBD, Tim SAR dan Brimob Kota Pematang Siantar.Hingga Selasa (28/07/2020), Tim Gabungan Kembali melakukan pencarian di TKP awal di Komplek Jalan Sisingamangaraja tepatnya di Persimpangan Jalan Viyata Yudha Kelurahan Bahkapul Kecamatan Siantar Sitalasari.Anugrah Zendato selaku Kabit Penanganan dan Penanggulangan Bencana alam BPBD Kota Pematang Siantar saat diwawacarai wartawan menyebut, proses pencarian terhadap korban sudah menjelang hari Ketiga. Dan di hari ketiga pihaknya kembali menyisir TKP Awal."Pencarian kali ini kita lakukan dengan dua Tim Satu Tim dari bawah, dari Taman Hewan Siantar dan Satu Tim Lagi dari TKP awal menuju kebawah dan rencananya akan jumpa ditengah", Ujar Anugrah Zendato.Menurut penuturan Anugerah Zendato ada dugaan kuat jika keberadaan korban masih blom jauh dari TKP awal. "Jadi korban blom sampai ke sungai Bahbolon", ujarnya.Adapun upaya yang dilakukan Selasa pagi, Salah Satunya dengan mengeringkan Gorong gorong yang berkisar 5 meter dari TKP awal dan menyisir kembali aliran sungai. Jadi gorong-gorong ini kita keringkan karena permintaan keluaga korban dan warga sekitar. Dimana ada dugaan kuat warga setempat, dimana korban masih nyangkut didalam gorong-gorong yang diperkirakan dengan panjang 10 meter. "Jadi biar keluaga dan warga puas kita akan keringkan gorong-gorong menggunakan mesin," tambahnya.Menurut pantauan wartawan tepatnya di Jalan Sisingamangaraja Persimpangan Jalan Viyata Yudha Kelurahan Bahkapul Kecamatan Siantar, Selasa (28/07/2020) sekira pukul 10.00 Wib kawasan tersebut sudah dipadati oleh warga setempat. Takhanya itu saja. Sebagai besar banyak warga yang melintas dan singgah di lokasi tersebut untuk menyaksikan proses pencarian terhadap korban. (mtc/Gea)