Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Gawat..!! Mantan Pegawai BKD Pemko Siantar, Disiksa Perampok dan Disekap Di Dalam Kamar

Gawat..!! Mantan Pegawai BKD Pemko Siantar, Disiksa Perampok dan Disekap Di Dalam Kamar

- Minggu, 02 Agustus 2020 07:00 WIB
Matatelinga.com
MATATELINGA, Siantar:  Aksi penodongan serta Perampokan kini kembali terjadi dikota pematang Siantar. Kali ini korbannya diketahui Mantan pegawai BKD Pemko Pematangsiantar, bernama Indra Bakti Lubis (62). Atas inside kejadian itu, korban terpaksa menerima tiga puluh jahitan dibagian kepalanya.

Aksi tindak pidana pemukulan serta Perampokan itu terjadi di rumah korban yang beralamat di Jalan Ring Road Nagahuta, Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari.

Takhanya korba, Kakak kandungnya Wilda Lubis (64) ikut di aniaya oleh pelaku serta diancam menggunakan parang serta menyekap didalam kamar rumah.

Setelah pelaku berhasil melumpuhkan korbannya Indra Bakti Lubis dan kakak kandungnya Wilda Lubis, pelaku langsung melucuti barang-barang terdiri dari 3 (tiga) buah perhiasan cincin emas beratnya 3 (tiga) mayam, kemudian Hape merk Xiaomi dan uang kontan Rp 2,5 juta.

Kejadian perampokan pada Selasa (28/7/2020) kemarin sekira pukul 09.00 WIB itu, korbannya Indra Bakti Lubis, harus mendapat 30 jahitan di bagian kepala, dan satu malam menjalani opname di RS TNI-AD Pematangsiantar, Jalan Gunung Simanuk-manuk, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat.

Pasca kejadian perampokan yang menimpah korbannya Indra Bakti Lubis, Sabtu (1/8/2020) tadi pihak keluarga baru melapor ke Polres Siantar, sehingga petugas piket jaga SPKT berangkat olah TKP menyelidiki.

Dari hasil olah TKP petugas menyita barang bukti pakaian korban Indra Lubis yang berlumuran darah, kemudian parang dan engsel pintu kamar yang dirusak, serta mainan kalung bentuk salip warna silver diduga milik pelaku.

"Pelaku Pura-Pura Numpang Istirahat Tidur"

Saat ditanyai wartawan, korbannya Indra Bakti Lubis mengakui, bahwa pelaku yang tega merampoknya masih dikenal, dan sering ketemu ngopi bareng di warung yang berada di seputaran Stasiun Kereta Api.

"Pelakunya marga Manik dan biasa dipanggil dengan gelar Pak Best. Ciri-cirinya badan tegap dan rambut cepak.Kalau kampungnya di Sidamanik, dan terkadang sering ke tempat ceweknya si Lina kos-kosan di Jalan Mataram 1, dan kerjanya supir mengangkut buah." ucapnya.

[br]

Lanjut korbannya Indra Bakti Lubis menyebutkan, bahwa Senin (27/7/2020) sore lalu, sempat bertemu ngopi bareng dengan pelaku di salah satu warung belakang cafe Merah Putih, Jalan Kartini Bawah arah Stasiun kereta Api.

Setelah bertemu selama 5 menit ngopi bareng di warung, pelaku beranjak pergi meninggalkannya.Sementara korbannya Indra Bakti Lubis tetap bertahan di warung. Kebetulan hari itu hujan deras, dan takut pulang kerumahnya lantaran letaknya di daerah sepi jauh dari pemukiman warga."Aku pun begadang lah di warung menunggu pagi."jelas Indra Bakti Lubis.

Esoknya Selasa (28/7) pagi, korban Indra Bakti Lubis dengan menaiki kereta Honda Grand, hendak bermaksud pulang kerumahnya.Namun sewaktu melintas depan loket Indah Taksi berdekatan dengan Stasiun Kereta Api, korban Indra Bakti Lubis secara tak sengaja bertemu dengan pelaku di pinggir jalan.

Pelaku waktu itu bertanya tujuan korban Indra Bakti Lubis yang langsung dijawab hendak pulang kerumahnya.Namun pelaku minta ikut sekalian ingin numpang istirahat tidur dirumah korbannya Indra Bakti Lubis.

Lantaran sudah lama dikenalnya, korban Indra Bakti Lubis langsung membonceng pelaku pergi pulang kerumahnya dengan menaiki keretanya."Kami tiba dirumah sekira pukul 07.00 WIB.Setiba dirumah pelaku sempat kelaparan, lalu minta tolong dimasakkan Indomie."imbuhnya lagi.

Setelah sarapan Indomie berdua dirumahnya, pelaku Indra Bakti Lubis langsung istirahat tidur di kursi sofa ruangan tamu rumahnya.Namun Korban Indra Bakti Lubis sempat mengingatkan pelaku, agar tidak lama-lama istirahat tidur, lantaran korban Indra Bakti Lubis, sekira pukul 09.00 WIB hendak menjemput kakak kandungnya Wilda Lubis dari rumah keluarganya di daerah Timbang Galung.

Ternyata sebelum sekira pukul 09.00 WIB kakak kandungnya Wilda Lubis sudah datang kerumahnya.Lantaran kondisi masih mengantuk, korban Indra Bakti Lubis langsung beranjak masuk ke ruangan kamar untuk istirahat tidur.

Tak berapa lama pelaku Indra Bakti Lubis terbangun dari tidurnya, kemudian beranjak ke arah kamar mandi untuk mencuci muka.Lantaran mendengar suara air yang berisik dari arah kamar mandi, korban Indra Bakti Lubis tersentak terbangun keluar dari ruangan kamarnya.

"Habis cuci muka, pelaku minta diambilkan handuk."sambung Indra Bakti Lubis lagi.

Saat berjalan mengambil handuk dari dalam ruangan kamar, disitulah pelaku langsung beraksi memiting kepala korban Indra Bakti Lubis dari belakang, dan menggiring masuk ke ruangan kamar.

Korban Indra Bakti Lubis sempat berontak karena kepalanya dipiting.Namun pelaku langsung memukulinya serta mencekik leher korbannya Indra Bakti Lubis hingga sulit bernafas.

Lantaran korbannya Indra Bakti Lubis masih melawan, pelaku bertambah kalap lalu membenturkan kepala korbannya Indra Bakti Lubis ke arah lantai ruangan kamar sampai kepalanya luka-luka,hingga mengeluarkan darah segar.

Karena mendengar suara berisik, kakaknya Wilda Lubis curiga lalu pergi melangkah ke arah ruangan kamar adiknya Indra Bakti Lubis.Sesampai dipintu kamar, pelaku langsung menyambut kakaknya Wilda Lubis dengan ancaman parang.

[br]

"Sudah diancam pakai parang, pelaku menggiringku masuk ke dalam kamar.Disitu adikku (Indra Bakti Lubis) sudah keadaan ngorok dan banyak darah di lantai kamar, lalu pelaku mengurung kami berdua dengan mengunci pintu kamar." Imbuh Wilda Lubis diamini adiknya Indra Bakti Lubis.

Hampir satu jam berteriak karena terkurung di dalam kamar, untung ada warga yang lewat, lalu datang menolong masuk ke dalam rumah. Setelah pintu kamar dibuka paksa dengan cara di dobrak, korban Indra Bakti Lubis yang telah tidak berdaya bersama kakaknya Wilda Lubis, langsung dikeluarkan dari dalam kamar rumah.

Selanjutnya warga tadi yang kebetulan berprofesi sopir angkot Siantar Bus, langsung melarikan korban Indra Bakti Lubis untuk berobat ke RS TNI-AD Pematangsiantar, dan kepala korbannya Indra Bakti Lubis yang mengalami luka koyak harus mendapat 30 jahitan.

"Pelaku juga menggondol uang kontan Rp 2,5 juta dari kantung celana kupakai, dan hape Xiaomi serta 3 (tiga) buah cincin emas.Saya berharap polisi secepatnya dapat menangkap pelaku yang sangat saya kenali ini."sebut Indra Bakti Lubis mengakhiri.

Kapolres AKBP Budi Pardamean melalui Kanit SPKT Aiptu Saiful Bahri, membenarkan pihaknya telah turun olah TKP, setelah kejadian ini dilaporkan pihak keluarga.Saat ini korbannya Indra Bakti Lubis masih dimintai keterangan bersama saksi-saksi, dan menyelidiki pelakunya.(Gea)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Berita Sumut

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Berita Sumut

Bakamla RI Siap Dorong Ekonomi Maritim Indonesia

Berita Sumut

Sumut Inisiasi Rekomendasi yang Lebih Fokus Jawab Tantangan Terkini

Berita Sumut

Bulan Agustus 2025, Inflasi Di Labuhanbatu Sebesar 2,09 Persen

Berita Sumut

Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia Berpotensi Bergerak Mendatar