Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Akses Jalan Menyempit, Warga Bahkapul Protes Pembuatan Pagar

Akses Jalan Menyempit, Warga Bahkapul Protes Pembuatan Pagar

- Rabu, 05 Agustus 2020 17:15 WIB
mtc/gea
Protes warga tersebut bermula sejak tahun 2012 silam dimana satu unit rumah milik oknum yang berinisial SM Saragih membuat pagar rumah nya tanpa memperhatikan akses Jalan warga setempat.
MATATELINGA, Siantar: Pembuatan pagar milik salah seorang Oknum TNI berpangkat Mayor  SM Saragih yang diketahui bertugas di Kodam Sumut, menuai protes dari warga sekitar. 

Protes warga tersebut bermula sejak tahun 2012 silam dimana satu unit rumah milik oknum yang berinisial SM Saragih membuat pagar rumah nya tanpa memperhatikan akses Jalan warga setempat.

Jamudin Siahaan (56), Sumadi (58) dan Ibrahim Nasution yang merupakan perwakilan dari warga Jalan Batu Permata Empat, Kelurahan Bahkapul Kecamatan Siantar Sitalasari saat diwawacarai wartawan Rabu (05/08/2020), siang menyebut mereka merasa protes dengan keberadaan tembok milik oknum tersebut.

"Kami merasa protes dimana dengan keberadaan tembok tersebut membuat akses jalan munuju rumah kami semakin mengecil," Kata Jamudin Siahaan.

Lebih lanjut, Jamudin Siahaan menyebut sedikit nya ada sekitar dua puluh rumah yang berada dibagian atas jalan Takbisa mencicipi (memakai air PAM) dikarenakan sang pemilik rumah tidak memperbolehkan akses air masuk ke area tersebut.

"Kan rumahnya berada dibagian didepan, jadi apa-apa tak diijinkan. Seperti Air Pam, Aspal tidak diperbolehkan melewati kawasan itu dengan alasan itu tanahnya," Tambah Ibrahim Nasution.

Ditambah lagi baru-baru sang Mayor membuat pagar rumah nya yang terbuat dari beton semakin mempersempit jalan sehingga dan nutupin pipa air menuju rumah warga. Jadi tembok nya ini sudah memakan badan jalan bang, sekira setengah meter," terang Sumadi.

Untuk sejumlah warga berharap agar pemerintah setempat tidak tutup mata dan segera mengambil langkah yang lebih tegas.

Sementara itu, menurut pantauan wartawan di Lokasi, Pihak BPN Kota Pematang Siantar, Camat, Lurah Dan Puluhan warga meninjau lokasi tersebut. 

Sementara itu Mayor Sadornius Manihuruk Saragih saat dihubungi wartawan melalui via telepon selulernya membenarkan jika rumah tersebut adalah miliknya. "Ia benar itu rumah saya. Dan permasalahan itu sudah saya daftarkan ke pengadilan," Ujarnya.

"Lagian dari tahun 2012 lalu saya sudah laporkan ke pihak kelurahan namun tak ada Unjung nya hingga saat ini. Lagian itu adalah tanah saya, saya punya sertifikat nya,"ujarnya mengakhiri.(mtc/Gea)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Pemusnahan Barang Bukti Narkotika di Mako Polres Pematangsiantar

Berita Sumut

Hadiri Pelantikan Panitia UMKM GAMKI, Wesly Ucapkan Selamat Kepada Panitia

Berita Sumut

Kenapa Polres Pematangsiantar Dibanjiri Papan Bunga..?

Berita Sumut

Ketua PKK Tinjau IVA Test 2026, Camat Henri Purba Sambut Hangat

Berita Sumut

Wesly Bersama Ketua PKK Ny Liswati Saksikan Laga Piala AFF U-19, Indonesia Lawan Myanmar di Deli Serdang

Berita Sumut

Fraud Ristek Register 2026, BPKP Sumut Apresiasi Wali Kota Wesly Silalahi