MATATELINGA, Medan: Memeriahkan Tahun Baru Islam 1442 Hijriah, pengurus Badan Kenaziran Mushola (BKM) Baiturrahman Jalan Dwikora III Medan Amplas memberikan santunan paket internet kepada para anak yatim. Pemberian santunan ini dilakukan usai kegiatan pengajian sekaligus peringatan Tahun Baru Islam 1442 Hijriah pada Selasa (26/8/2020) malam kemarin.Ketua BKM Baiturrahman H.Diurnawan.QP menjelaskan santunan paket internet ini diberikan oleh para dermawan kepada sekitar 20 orang anak yatim yang berada di sekitar mesjid. "Tujuannya agar anak yatim bisa tetap belajar dari rumah dengan sistem daring.," ucapnya.Peringatan Tahun Baru Islam di mesjid ini dihadiri sekitar 100 orang jamaah. Pihak BKM menghadirkan Ustadz Abdil Muhadir Ritonga MPd untuk memberikan tausyiah. Dalam kesempatan itu dia menyampaikan peringatan tahun baru Islam 1440 Hijriah adalah momen penting untuk mengubah diri untuk meninggalkan segala yang dilarang dan meningkatkan atau menambah amal ibadahagar lebih baik lagi Ustad Abdil,mengapresiasi kinerja BKM Baiturrahman ini yang rutin menyelenggarakan pengajian dan peringatan hari besar Islam, seperti acara Peringatan Tahun Baru Islam 1442 H, dengan dihadiri lebih 100 orang jemaah,ditandai dengan pemberian santunan dari para dermawan untuk 20 orang anak yatim sholeh sholeha berupa dana untuk pembelian paket data internet, " meski Baiturrahman hanya sebuah bangunan mushola bukan masjid, namun Saya bangga karena selalu ramai dihadiri jemaah dalam setiap pengajian yang dilaksanakan seperti juga malam ini"ungkap Abdil Ritonga. Ustad Abdil M Ritonga juga mengajak para orangtua agar tetap mengawasi anak anaknya saat mempergunakan handphone, semata mata untuk belajar, bukan main game. Karena kata Abdil Ritonga, gara gara hape, saat ini sudah banyak orangtua yang takut pada anaknya,"Karena anak-anak sekarang ,sudah banyak yang kecanduan bermain gadget dengan fasilitas internet ataupun ke warnet, sehingga tak jarang banyak anak yang tidak lagi menghormati orang tua yang memanggilnya, karena sudah kecanduan," bebernya. Dibagian lain tausiahnya, Ustad Ritonga mengkritisi banyak remaja masjid dibentuk, tapi remajanya, sulit ditemui ramai ramai berada di dalam mesjid.Ia berharap BKM Baiturrahman yang di ketuai H. Diurnawan QP di didampingi Topik Syah,Ade Sambudi dan Penasehat BKM, Drs H Syahrul AR, El Hadidhy SH, H Azmi Yuli Sitorus, SH , dan Nazir Ustad, Ngatino, agar momentum hijrah dari tahun 1441 ke tahun 1442 Hijriah dapat meningkatkan frekuensi pengajian dan juga pembinaan kepada anak-anak remaja di sekitar, agar mereka bisa menjadi anak sholeh,sholeha sebagai penerus cita-cita sebagai ahli ibadah. (mtc/fae)