Matatelinga - Medan, Mencari uang yang dilakukan orang denan berbagai cara dan termasuk pak "Ogah" uyang berdiri setiap perempatang persimpangan dengan mengatur lalu lintas untuk mendapat imbalan.Seperti yang dilakukan oleh tiga orang pak Ogah. Namun, untuk melancarkan aksinya sebgai pak ogah, terlebih dahulu memadamkan aliran (mematikan lampu Trafic Light.Tetapi,aksi ketiga pak ogah ini dikawasan Jalan Gajah Mada Medan simpang KH Wqahid Hasyim diketahui Petugas Sat Lantas Polresta Medan dan meringkusnya Sabtu(3/5/2014)sore . Untuk pemeriksaan lebih lanjut ketiga pak ogah ini diboyong ke Poslantas Lapangan Merdeka.Tak seperti namanya Pak Ogah yang satu ini masih berusia belia, yakni Azwardi (18), Arif Fahrizal (17) dan M Taufik Hidayat (18) ketiganya warga Jalan Sei Wampu Baru, Medan. Mereka kedapatan petugas Satlantas saat mematikan trafic light."Jadi mereka, mematikan lampu trafic light lalu meminta uang kepada pengguna jalan dengan modus mengatur lalu lintas, jadi mereka sengaja memarikan lampu merah" kata seorang personil Satlantas bermarga Saragih.Sementara, salah seorang pelaku saat dijumpai wartawan di Poslantas mengaku sudah sering mematikan lampu trafic light."Lumayanlah bang, dapat dapat Rp 50 Ribu, kami gak minta hanya dikasih" kata Azwardi dengan tangan diborgol.Pantauan wartawan, ketiga remaja ini masih meringkuk di ruang Poslantas Polresta Medan, menunggu pihak keluarga pelaku untuk menandatangani perjanjian agar perbuatan ini tidak diulang.(Mt-01)