MATATELINGA, Medan: Seorang pelajar asal Padangsidempuan bernama Hamzah Lubis (15) nyaris menjadi korban perampokan di dalam angkot di Kota Medan. Dua dari tiga orang pelaku yang merampok korban berhasil diringkus dan dilumpuhkan polisi.Kedua pelaku yakni, JN alias Jona (22) kernet angkot yang juga warga Jalan Tritura dan VB alias Van Basten (32) warga Jalan Bajak IV. Sedangkan pelaku DPO disebut bernama Ucok. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (24/8) kemarin. Saat itu korban tengah menunggu angkot di pinggir Jalan Sisingamangaraja Medan untuk mengantarkannya ke loket bus tujuan Padangsidempuan."Saat tengah menunggu angkot, ketiga orang pelaku menghampiri korban menyatakan tujuan korban. Usai mengetahui tujuan korban, keduanya menyetop angkot 07 untuk korban menuju ke loket bus tujuan PadangSidempuan," beber Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Philip Purba, Rabu (2/9).Korban pun menaiki angkot tersebut bersama dua pelaku. Sedangkan seorang pelaku lainnya mengikuti angkot dengan menggunakan sepeda motor."Namun korban curiga dengan gerak gerik kedua pelaku yang ikut dengannya. Dia pun meminta kepada supir angkot untuk berhenti dan meminta pindah duduk ke depan," urai Philip.Saat itu lah lanjut Yaqin, kedua pelaku mencekik leher dan merampas paksa handphone milik korban yang ada di dalam kantong celana. Korban kata Yaqin, tetap berusaha melawan dan mempertahankan handphone miliknya tersebut sambil berteriak minta tolong.Setelah di depan Kantor Koramil Medan Amplas, sopir memberhentikan angkotnya tersebut. Spontan warga yang mendengar teriakan korban langsung menghampiri angkot dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku."Pada saat bersamaan, tim Tekab Polsek Patumbak melihat warga mengejar pelaku. Petugas pun turut melakukan pengejaran dan berhasil menangkap dua dari tiga orang pelaku,"terang mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Baru itu.Kepada polisi, kedua tersangka mengaku sudah melakukan aksi serupa lebih dari dua kali di kawasan yang sama."Kedua tersangka terpaksa dilumpuhkan karena berusaha melarikan diri saat mencari keberadaan tersangka Ucok,"pungkas Philip Purban seraya menegaskan akan tetap memburu tersangka lainnya. (mtc/fae)