MATATELINGA, Medan : Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. Wong Chun Sen, M.PdB menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja aparat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang telah berhasil mengungkap kasus pembunuhan Jefri Wijaya alias Asiong, salah seorang pengusaha di Medan."Ketika membaca beberapa pemberitaan media massa cetak, online dan media elektronik terungkap bahwa kematian Jefri Wijaya gara-gara menjamin utang temannya sendiri yang kalah bermain judi online," kata Wong Chun Sen yang akrab disapa Tarigan, Minggu (27/9/2020).Lagi-lagi judi online, katanya. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Jefri Wijaya ditemukan tewas tanpa identitas di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) kabupaten Karo, Jumat (18/9/2020) lalu."Keberhasilan Polri dalam mengungkap kasus kejahatan pembunuhan ini sangat saya apresiasi. Permasalahan yang kemudian meresahkan adalah makin maraknya judi online khususnya di Kota Medan perlu mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian," tandasnya.Tim cybercrime Polda Sumut, kata Wong Chun Sen perlu melakukan pemantauan dan bila perlu melakukan razia secara rutin untuk menertibkan judi online ini. Kemarin sudah memakan korban karena tersandung hutang, dan pelakunya puluhan orang serta melibatkan oknum TNI AD."Judi online ini terkadang bandarnya ada di Singapura, Malaysia atau di negara lainnya. Ada juga yang sangat dekat dan ada di sekitar kita. Kelihaian para pelaku judi online ini pasti terlacak oleh aparat kepolisian Polda Sumut," tegasnya.Tarigan menambahkan, wabah Covid-19 ini telah memberi dampak yang sangat luas, termasuk kepada perilaku masyarakat kita saat ini. Oleh sebab itu, kalau bukan sekarang, lantas kapan lagi kita menertibkan segala sesuatu yang tidak sesuai dengan kultur Indonesia.