Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Jaya Arjuna: Kerusakan di Kota Medan harus dihentikan

Jaya Arjuna: Kerusakan di Kota Medan harus dihentikan

- Selasa, 06 Oktober 2020 17:51 WIB
mtc|Ist
pengamat perkotaan di Kota Medan, Jaya Arjuna

MATATELINGA, Medan: Ungkapan ini disampaikan oleh pengamat perkotaan di Kota Medan, Jaya Arjuna terkait berbagai persoalan seputar infrastruktur yang terjadi di Kota Medan.

Jaya mengaku kerusakan yang terjadi selama ini di Kota Medan harus dihentikan. Dan Pilkada 2020 harus menjadi momen untuk melakukan pembenahan.

"Sudah cukuplah kota ini rusak. Kita sangat prihatin kota Medan yang dulunya dibangun dengan arsitektur kota sangat modern setara kota-kota besar di Eropa, kini tak ada yang bisa kita banggakan," katanya.

Jaya Arjuna mengatakan selama ini upaya-upaya para aktivis yang peduli dengan keindahan Kota Medan selalu kandas akibat kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak pro terhadap pembangunan yang ramah lingkungan. Perubahan-perubahan peruntukan dengan mudah keluar sekalipun pembangunannya melanggar roadmap pembangunan yang ada.

"Makanya pemimpin ke depan kita harapkan memahami hal ini," ujarnya.

Mengaku tidak ingin mengungkit beberapa kesalahan fatal pemerintah Kota Medan dalam beberapa tahun terakhir, namun Jaya Arjuna mengaku sosok pemimpin yang ingin membangun Kota Medan sesuai dengan sesuai dengan milenium development goal sangat dibutuhkan.

"Itu harus, kita mungkin tidak bisa mencapai langsung 100 persen, tapi harus pakai prioritas. jangan lagi berkutat soal politik. Ruang terbuka hijau itu seharusnya mencapai 30 persen di Medan, kalau sekarang hanya 0,1 persen. Bagaimana kota ini menjadi kota yang layak huni," ungkapnya.

[br]

Ia menambahkan, Medan dulunya sangat membanggakan dan sangat nyaman untuk dihuni. Tidak salah jika Kota Medan pernah tiga kali berturut-turut mendapatkan penghargaan Adipura sebagai Kota Metropolitan Terbersih di Indonesia. Namun belakangan, hal itu tidak pernah lagi diraih oleh Kota Medan. Justru sebaliknya, Kota Medan dinobatkan sebagai Kota Terjorok di Indonesia.

"Kalau sekarang apa?. Beberapa tahun terakhir ini Medan jadi kota terjorok. Ironisnya, Kota Medan betah dengan predikat itu. Pengelolaan sampah masih amburadul dan belum sampai kepada taraf berkelanjutan. Padahal sekarang apa yang tidak bisa, kalau ada kemauan pasti bisa," pungkasnya.

Diketahui, Kota Medan dalam beberapa tahun terakhir kerap dirundung berbagai permasalahan perkotaan. Ruang terbuka hijau yang semakin tergerus, maraknya kejahatan sehingga membuat Kota Medan menjadi kota yang tidak aman, infrastruktur jalan yang rusak hingga persoalan banjir yang membuat warga menjadi tidak nyaman.

Persoalan ini tidak kunjung dapat diselesaikan terutama pada dua periode kepemimpinan terakhir yakni periode pemerintahan Rahudman Harahap-Dzulmi Eldin maupun era kepemimpinan Dzulmi Eldin-Akhyar Nasution.

Editor
:
Sumber
: rel

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Disnaker Kota Medan Fasilitasi 1.017 Warga Bekerja ke Luar Negeri Periode Januari-Mei 2026

Berita Sumut

Selain "Tempat Hiburan, Tempat Ternak Ayam dan Bebek di Jadikan Transaksi Narkoba"

Berita Sumut

Jalin Silaturahmi dan Kebersamaan, Alumni PriceSmart dan The Club Store Medan Gelar Reuni Akbar Juni 2026

Berita Sumut

Viral di Medsos! Polisi Ringkus Pencuri Material Bangunan dan Elektronik di Labuhan Deli

Berita Sumut

Perkara Citraland, Eks Kakanwil BPN Sumut Dituntut 18 Bulan

Berita Sumut

Kabarnya, "Pecatan TNI Edarkan Narkoba Polisi Datang"