Matatelinga - Medan, Dua orang pelaku perampokan yang kerap beraksi dengan korban turis asing di Kota Medan roboh ditembak Petugas Polsekta Percut Seituan, Kamis (8/5/2014) malam di Jalan Willem Iskandar Medan tepatnya dikawasan Pajak Bengkok.Informasi yang dihimpun di Mapolsek Percut Sei Tuan, Kedua tersangka M Khaidil (17), warga Jalan Gurilla, Lorong Langgar, Medan Perjuangan dan Raja Nanda (20), warga Jalan M Yakub, Medan Perjuangan diamankan petugas terlibat kasus perampokan dan penjambretan dengan korban turis asing. Tersangka Raja Nanda terpaksa ditembak di kedua kakinya lantaran melawan petugas saat akan diringkus.Dari kedua tersangka ini petugas menyita barang bukti tiga buah paspor, delapan lembar. Dollar Singapura, Thailand, Malaysia, Cina serta 20 lembar kartu ATM dan sejumlah kartu identitas milik korban lainnya.Diketahui tersangka Raja Nanda merupakan seorang residvis yang sudah pernah mendekam di Lapas Tanjung Gusta Medan. Bahkan menurut pengakuannya kedua perampok ini sudah 15 kali menjalankan aksinya.Dikatakan Raja dirinya merampok hanya ingin membeli narkoba jenis sabu-sabu."Aku merampok karena mau beli sabu-sabu. Sudah lupa aku berapa kali merampok. Memang pas ditangkap aku sama Khaidil sedang membakar paspor dan kartu identitas korban. Pas polisi datang mau lari kami, sempat melawan aku makanya kedua kakiku ditembak," ujar Raja Nanda.Kapolsekta Percut Seituan Kompol Ronald FC Sipayung menyebutkan kedua tersangka ini sudah sebanyak 15 kali melakukan aksi perampokan. Tidak menutup kemungkinan kedua tersangka ini merampok turis asing."Tidak menutup kemungkinan kedua tersangka ini merampok turis asing. Kedua tersangka ini juga pernah merampok hingga korbannya sampai meninggal dunia. Dari pengakuannya tersangka ini sudah 15 kali merampok dan menjambret. Kami masih melakukan pengembangan, kemungkinan ada pelaku lainnya," ujarnya.Masih kata Ronald kedua tersangka melakukan aksinya dibeberapa inti Kota Medan."Ada beberapa lokasi yang menjadi sasaran kedua tersangka yakni di kawasan Lapangan Merdeka, Jalan Slamet Ketaren persisnya di dekat kampus Unimed dan di Jalan Ahmad Yani. Untuk lokasi lainnya masih kita kroscek lagi di polsek-polsek lain," tegas. (Donny/Mt-01)