Matatelinga - Medan, Pertandingan PSMS dengan Produta di Lapangan Stadiun Teladan, Sabtu (10/5/2014) sore, berlangsung ricuh dan adu jotos, sehingga pihak kepolisian yang bertugas sempat kewalahan dengan masuknya para masing masing sporter masuk ke lapangan. Babak penyisihan devisi Utama Gruop satu antara PSMS Medan dengan lawannya Produta yang berlangsung ricuh, wasit terpaksa menghentikan pertandingan Derby Kota Medan yang terjadi di babak kedua.Pertandingan antara tuan rumah PSMS dengan menjamu Produta di stadion Teladan terjadinya kerusuhan ini berawal saat salah seorang Pemain PSMS Medan terjatuh ketika perebutan Bola dengan pemain produta.Enjang Rohiman Gelandang bertahan PSMS Medan yang berada di Posisi terdekat mengejar pemain Produta dan Rahmad Hidayat pemain senior Produta berusaha menahan ,namun Enjang menjatuhkan dirinya.Sehingga situasi semakin tidak terkendali saat ratusan sporter PSMS Medan berada di tribun terbuka , menyerbu ketengah lapangan sambil membawa batu dan kau. ratusan pendudkung PSMs tersebut dengan muda , dimana tidak ada pembatas,karena lagi direnovasiAkibat ramainya para seporter PSMs Medan memadati masuk kelapangan,para pemain dan Offsional Praduta berhamburan menyelamatkan diri keruang ganti. sementara itu, pihak kepolisian yang jumlahnya yang tidak memadai yang ada dilokasi kejadian, tidak dapat menghalangi para seporter PSMs MedanAkibat kerusuhan tersebut, 6 pemain Produta dan 5 pemain PSMs Medan terluka,akibat kericuhan. Kericuhan tersebut berlanjut hingga diluar Stadiun Teladan,karena amarah suporter PSMs Medan melakukan pengejaran keluar,sehinggu bus yang mengankut pemain dan Offical Produta rusak akibat lemparan batu oleh Suporter PSMs Medan.(Mt-01)