MATATELINGA, Medan: Aksi brutal para geng motor yang datang dari Jalan Perguruan Tinggi Swadaya Medan dengan melempari batu dan botol membuat warga bahkan pengunjung Cafe Rumoh Kopie Atjeh berhamburan.Sekelompok geng motor dipersenjatai samurai dan botol secara mendadak menyerang warga Jalan Menteng Raya, Minggu (18/10/2020) dinihari.Informasi dilapangan menyebutkan, tak lama warga yang tertekan membalas serangan dan bentrok kedua kelompok masa itu tak terelakkan di persimpangan Jalan Perguruan Tinggi Swadaya. Saling lempar kedua kelompok terjadi.Tak lama, bentrok dihentikan Patroli dan tugas luar dari Polsek Medan Area yang turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chaniago melalui kanit reskrim Iptu Riyano yang dikonfirmasi, mengaku telah menurunkan anggotanya ke lokasi kejadian."Selain itu, kita setiap malam minggu menempatkan personil dan membuat pos dengan bekerjasama dengan pihak lingkungan "sebutnya,melalui selular telepon.Salah seorang warga dilokasi kejadian bentrok, pada wartawan menyebutkan, penyerangan para segerombolan geng motor itu kerap terjadi."Hampir setiap hari geng motor ini serang warga. Apalagi malam minggu, antara jam 2 sampai jam 3 pagi mereka menyerang," sebutnya.Lanjut warga tersebut, warga tidak tau apa motif dan penyebab para geng motor tersebut menyerang warga." tak tau kami, apa sebab mereka menyerang kami. Memang mereka suka buat sensasi, di mana ada orang kumpul - kumpul pasti dilemparinya dan nama geng motor mereka bila tak salah RNR bang," jelasnya.warga setempat meminta pihak kepolisian bekerja ekstra untuk bisa menghentikan kegiatan para geng motor yang yang membuat warga resah."Sudah sering di sini ada penyerangan tapi sampai saat ini polisi tidak bisa menghentikan para geng motor", sebutnya.