Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Anak Kos Gagal Memperkosa PRT, Babak Belur Dihajar Massa

Anak Kos Gagal Memperkosa PRT, Babak Belur Dihajar Massa

- Minggu, 18 Oktober 2020 19:15 WIB
Matatelinga.com
MATATELINGA, Tebingtinggi: Hasrat anak kos berinisial Akr (20) warga Dusun III Desa Sei Sarimah, Kecamatan Tebing Tinggi ingin menikmati tubuh PRT tak kessampain. Ia tak menyangka, niat kotornya akan berjalan mulus, tetapi malah babak belur dipermak warga setelah gagal memperkosa seorang Pembantu rumah Tangga (PRT) yang sedang menjemur pakaian dirumah sang majikan.

Akibatanya kini dirinya harus meringkuk dibalik jeruji sel tahanan Mapolres Tebing Tinggi setelah dirinya berhasil digelandang personil SPKT mapolres Tebing tinggi dan personil Unit reskrim mapolres Tebing Tinggi pada Minggu pagi (18/10/2020) sekira pukul 09.00 wib dari sebuah rumah yang berada di Jalan Gunung Sibayak, Lingkungan III, Kelurahan Tanjung Marulak Hilir, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi.

Apa yang menyebabkan Akbar seorang pemuda yang selama ini ngekos di Jalan Gunung Sibayak Lingkungan III Kelurahan Tanjung Marulak Hilir Kota Tebing Tinggi, hingga babak belur dihajar warga setelah aksi percobaan pemerkosaan yang dilakukannya terhadap seorang pembantu rumah tangga (PRT), sebut saja namanya Mawar (32).

Informasi yang diperoleh kru MTC melalui korban, menyebutkan kalau korban selama ini bekerja sebagai pembantu rumah tangga yang bertugas mencuci dan membereskan rumah milik Marga Sitanggang.

Kebetulan saat ini semua keluarga majikannya sedang pergi ke Samosir sehingga rumah dalam keadaan kosong, sedangkan korban masuk kedalam rumah majikannya masuk dari pintu samping.

Karena merasa takut sepeda sepeda motor yang gunkaannya untuk kerja hilang, maka korbanpun memarkirkan sepeda motornya dihalaman samping agar gampang terpantau, dan pintupun sengaja tidak ditutup rapat karena dirinya sedang bekerja didalam rumah tersebut.

Seperti biasa, setiap pagi, korban bertugas mencuci pakaian milik majikannya, lalu menjemurnya dilantai tiga pada rumah tersebut.

Saat sedang menjemuri pakaian dilantai tiga, korban mendadak terkejut, kerena tiba-tiba tubuhnya dipeluk oleh pelaku dari belakang, dimana korban sama sekali tidak mengenal pelaku walaupun pelaku ngekos dirumah kos milik majikannya.

Merasa tidak terima, korban mencoba melakukan perlawanan, namun pelaku semakin erat memeluknya dan mulai meremas payudara miliknya dan mulai berusaha membuka celana yang dipakai korban.

Ketika celana korban hendak dibuka oleh pelaku, korban terus menjerit minta tolong kepada tetangga yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian.

Akukan tadi pas jemuri pakaian, tiba-tiba dari belakang aku dipekuknya, lalu diremasnya payudaraku, dan mau dibukanya celanaku, makanya aku menjerit minta tolong sama tetangga,” jelas korban sambil menangis.

Berhasil lepasdari dekapan pelaku, korban langsung berlari turun kebawah dan keluar dari rumah majikannya sambil berteriak minta tolong.

Mendengar teriakan minta tolong yang kelaur dari mulut korban sambil berlari ketakutan, membuat saksi Riswan Nasution (53) yang tak lain tetangga depan rumah majikan korban serta tetangga saksi bermarga Situmorang (50) dan warga sekitar yang sedang melintas, segera memberi pertolongan pada korban.

Kepada warga korban mengatakan kalau dirinya hendak diperkosa, sehingga membuat kedua saksi dibantu waga sekitar geram dan langsung mengejar pelaku yang masih berada didalam rumah majikannya, lalu menangkap pelaku dan menyeretnya keluar dari dalam rumah tersebut.

Pelakupun babak belur di hajar warga yang geram karena tingkahnya yang tidak senonoh tersebut, namun pelaku berhasil terselamatkan jiwanya dari amukan warga, setelah Syahril Muslim selaku Kepala Lingkungan (Kepling) III Kelurahan Tanjung Marulak datang setelah dirinya mendapatkan laporan dari warga akan kejadian tersebut.

Selanjutnya, Syahril Nasution, beserta warga sekitar, membawa pelaku ke Polres Tebing Tinggi untuk diserahkan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dikatakan Syahril juga, bahwa pelaku baru satu bulan ngekos dirumah kos milik majikan korban yang bearad di Jalan Gunung Sibayak.

Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi, AKP Wirhan Arif, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, "Benar, pagi tadi ada tindak kejahatan pelecehan seksual, namun saat ini pelakunya sudah kita amankan. Dan korban juga sudah kita panggil untuk dimintai keterangan," katanya.

Dijelaskan Kasat Reskrim juga, "Ternyata ketika kejadian pelecahan seksual tersebut berlangsung, pemilik rumah (majikan korban) sedang berada di Kabupaten Samosir, jadi di dalam rumah hanya ada pelaku dan korban" terang Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi.(bas)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Kenapa Polres Pematangsiantar Dibanjiri Papan Bunga..?

Berita Sumut

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Berita Sumut

Cegah Krisis Identitas Gen Z dan Alpha, Anggota DPRD Medan Dorong Pembumian Pancasila

Berita Sumut

Kondisi Sehat Keponakan Walikota Kota Tebing Tinggi Masih Ditahan di Mapolda Sumut

Berita Sumut

Buka Pelayanan MOP 2026, Walikota Targetkan Raih Kembali Kejayaan Ikon KB Pria

Berita Sumut

Tak Sampai 1 x 24 Jam Pembunuh Nita Berhasil Di Amankan