Matatelinga - Medan, Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi bersama Kapolresta Medan Kombes Pol Nico Afinta meresmikan grand opening pameran foto dan peluncuran buku bertajuk Sinabung Kelud Calling di D’Loaf Thamrin Plaza Medan, Jumat (16/5/2014). Melalui even ini bisa dijadikan sebagai wahana bagi masyarakat untuk melihat langsung rekaman peristiwa bencana Gunung Sinabung dan Gunung Kelud. Selanjutnmya hasil penjualan pameran foto dan buku akan didonasikan kepada anak-anak pengungsi.Dalam Sinabung Kelud Calling ini dipamerkan 42 foto hasil jepretan para fotografer, termasuk hasil karya almarhum Thomas S Meliala yang meninggal akibat terkena erupsi Gunung Sinabung pada saat mengabadikan dari zona terlarang beberapa waktu lalu. Selain itu foto-foto yang tidak sempat dipamerkan dapat dilihat dalam buku Sinabung Kelud Calling.Dalam sambutannya, Plt Wali Kota sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dia berharap apa yang disajikan para fotografer dalam pameran ini dapat memberikan manfaat bagi semua, terkait begitu dahsyatnya erupsi Gunung Sinabung maupun Gunung Kelud. Dia berharap seluruh foto hasil jepretan dapat menjadi dokumen penting, terutama bagi para generasi muda.Kepada ibunda almarhum Thomas S Meliala yang hadir dalam acara peresmian grand opening tersebut, Eldin berharap agar tabah menghadapi semua cobaan tersebut. “Apa yang telah diperjuangkan almarhum tidak sia-sia. Hasil jerih payahnya ikut dipamerkan sehingga semua yang melihat bisa tergugah. Jadi siapun dan profesi apapun akan terpanggil untuk memberikan bantuan terhadap para korban yang menjadi korban erupsi,” kata Eldin.Selanjutnya kepada para fotografer, Eldin berpesan gar lebih hati-hati lagi dalam melakukan peliputan. Artinya, lebih mengutamakan keselamatan pada saat pengambilan momen-momen yangf cukup penting tersebut. “Kita boleh cinta dengan profesi kita, tapi keselamatan merupakan yang utama. Sebab, kita ini tidak sendiri. Kita ini masih punya orang tua, saudara , istri maupun anak,” pesannya.Sementara itu Kapolresta Medan Kombes Pol Nico Afinta juga menyambut baik dengan digelarnya pameran ini. Baginya foto sangat penting, sebab 1 foto bisa berkomunikasi banyak. Untuk itu dia berharap tidak hanya erupsi Gunung Sinabung dan Gunung Kelud saja yang diabadikan, sebab masih banyak lagi momen-momen kemanusian yang belum diabadikan.Sedangkan Ferdi Siregar selaku ketua panitia mengatakan, even ini merupakan momentum bagi para jurnalis. Erupsi Gunung Sinabung yang terjadi 800 tahun silam tidak sempat didokumentasikan. Itu sebabnya erupsi yang terjadi bedberapa waktu lalu dijadikan momen untuk pendokumentasian. Dalam acara ini ada 42 foto yang dipamerkan, termasuk erupsi yang terjadi di Gunung Kelud. Selain pameran foto, juga diluncurkan buku yang hasil penjualannya akan didonasikan kepada anak-anak Sinabung.Dalam pameran itu, Plt Wali Kota membeli satu hasil foto seharga 5 juta. Setelah itu Eldin bersama Kapolresta Medan didampingi Kabag Humasy Budi Hariono SSTP MAP dan Camat Medan Area Rasyid Ridho Nasution SSTP melihat hasil-hasil foto yang dipamerkan. Sebelumnya keduanya menerima buku dari panitia.(Hendra/Mt-01)