Matatelinga - Medan, Wakil Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi menerima kunjungan Perwira siswa pendidikan reguler sekolah staf dan komandoangkatan laut (Pasis Dikreg Seskoal) Angkatan Ke-52 tahun pelajaran 2014, Selasa (20/5). 26 Pasis dan 5 perwira pembimbing diterima Wagubsu di kantor Gubernur SumateraUtara di Jl Diponegoro.Kunjungan tersebut merupakan kelanjutan dari forum strategiI dimana seluruh pasis telah melaksanakan analisa perkembangan lingkunganstrategis dalam menentukan prioritas ancaman dan menentukan strategi pertahanannegara di laut dalam menegakkan kedaulatan negara kesatuan republik Indonesia(NKRI). Para siswa akan langsung melakukan peninjauan kedaerah Sumatera Utara diantaranya untuk melihat sejumlah ancaman yang mungkin terjadi di sekitar selat malaka seperti perompakan, pembajakan,aktivitas-aktivitas ilegal dan pelanggaran wilayah. "Kami ingin menggalipemanfaatan sumber daya nasional di bidang maritim dalam mendukungpenyelenggaraan pertahanan di laut dalam rangka menegakkan kedaulatanNKRI,"ujar Mayor Laut Pelaut Rafael Dwinatu A.P.,S.T selaku ketua komisiA, forum strategi II.Selanjutnya mereka akan kembali ke Jakarta dan melanjutkan keforum strategi 3, yaitu untuk pembangunan kekuatan dan kemampuan TNI AL dalammenghadapi ancama-ancaman tersebut. Setelah itu, mereka akan lanjut ke forumstrategi 4 dimana akan dilaksanakannya gelar operasi kekuatan dankemampuan TNI AL dalam melaksanakan pengamanan dan pertahanan di laut. "Sudahkami analisis ada beberapa ancaman militer ataupun non militer di perairan Sumatera Utara. Salah satu analisisyang kami lakukan adalah analisis hirarki proses dan SWOT (Strengths WeaknessesOpportunities and Threats) serta regresi, sehingga itu akan punya kecenderunganperompakan, pembajakan dan aktivitas ilegal seperti fishing danlain-lain,"ujar Rafael dalam kunjungan yang juga dihadiri oleh KolonelLaut (E) Totok Subali, S.T., M.A.P sebagai ketua rombongan.Dalam kesempatan tersebut Wagubsu menyampaikan bahwa kondisiIPOLEKSOSBUD HANKAM Sumut sampai saat ini masih kondusif. Tentunyahal ini tercipta berkata adanya kerja sama yang baik antar forum komunikasi pimpnandaerah (FKPD), instansi terkait, komunitas intelijen daerah (Kominda), danperan serta forum strategis masyarakat dan elemen masyarakat lainnya. "Kondisiini diharapkan dapat terus berlanjut. Suasana kondusif Sumut menjadidaya saing utama yang membuat perekonomian tumbuh dengan baik dan selalu diatas rata-rata nasional, begitu juga pertumbuhan investasi dan perdagangannya,"ujarTengku Erry dalam pertemuan yang berlangsung di ruang beringin lantai 8 kantorGubsu.Namun, tambah Tengku Erry, tidak tertutup kemungkinanterjadinya konflik mengingat sesungguhnya Sumut memiliki potensi konflik yangcukup besar, baik dari segi dinamika heterogenitas masyarakat, sumber dayaalam, perkembangan demokratisasi maupun pengaruh perkembangan global. Kondisi tersebut berpotensi menjadi komoditas politik. Deteksi dini ataspotensi kerawanan tersebut harus dilakukan. Sementara itu, lembaga penegak hukumjuga harus bertindak tegas, sehingga kerawanan dapat diminimalisir. "KondusifitasSumut harus tetap dipertahankan. Untuk itu peran komunitas intelijen daerah(Kominda) perlu lebih ditingkatkan terutama dalam deteksi dini potensi agarjangan sampai menghambat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Sumut.Sebagaimana visi Gubernur, yaitu menjadikan Provinsi yang berdaya saing menujuSumatera Utara Sejahtera,"ujar Tengku Erry.Pada hari yang sama selain bertandang ke kantor Gubsu, Forumstrategi II komisi A Pasis Dikreg Seskoal ANGKATAN KE-52 tahun pelajaran 2014akan bertandang ke kantor Mapolda Sumut dan kantor Mako Kosekhanudnas III.Mereka akan mengunjungi beberapa tempat lainnya selama berada di Medan, sejak19 Mei hingga 23 Mei 2014. Seperti Makodam I/BB, PT.Pelindo I Medan, PT.WarunaNusa Sentana dan terminal BB Medan group PT.Pertamina. Sedangkan pada Senin(19/5) kemarin, mereka sudah berkunjung ke Mako Lantamal I/Belawan.(Mt-01)