MATATELINGA, Tebingtinggi:Daniyah (32), warga Jalan Karya,Gg. Melati Lingkungan IIIKelurahan Karya Jaya, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi, yang kesehariannya berprofesi sebagai pencari kangkung, Senin malam (09/11) sekira pukul 22.00 wib ditemukan tewas di dalam sebuah kolam ikan.Korban diketahui tewas di kolam ikan milikAcen warga Kelurahan Brohol, Kecamatan Bajenis, Tebing Tinggi,pertama sekali diketahui oleh saksiFitra (21) yang tanpa sengaja malam itu melintas di Jalan Ir.H.Juanda Lingkungan II Kelurahan Brohol Kecamatan Rambutan kota Tebing Tinggi.
Disaat dirinya sedang melintasi kolam milik Acen, dirinya dikejutkan dengan sesosok mayat berada didalam kolam dengan kondisi mengambang
Merasa ketakutan kan hal tersebut, saksi Fitra langsung lari ketakutan sambil memanggil warga yang berada di sekitar lokasi, selanjutnya wargapun langsung mengerumini kolam tersebut untuk melihat mayat siapa yang ditemukan tewas didalam kolam tersebut.
Selanjutnya melaporkan penemuan mayat tersebut ke Polsek Rambutan, berselang itu personil Polsek tiba di lokasi di susul personil SPKT Mapolres Tebing tinggi bersama tim inafis Sat Reskrim Mapolres Tebing Tinggi guna melakukan evakuasi terhadap jasad korban yang diketahui bernama Daniyah (32), warga Jalan Karya, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi, yang kesehariannya berprofesi sebagai pencari kangkung.
Selanjutnya mayatpun dibawa ke Rumah sakit Bhyangkara Kota Tebing Tinggi guna dilakukan Visum Et Revertum (VER) guna mengetahui penyebab kematian korban yang ditemukan didalam kolam.
[br]
Kapolsek Rambutan, AKP H Samosir saat dikonfirmasikru MTC, membenarkan adanya penemuan sesosok mayat wanita bernama, Daniyah, yang diduga tewas akibat tengelam diareal kolam saat sedang mencari kangkung.
“Dugaan sementara korban tewas karena tenggelam saat mencari kangkung di sekitar areal kolam,”kata AKP H Samosir.
Ditambahkan Kapolsek juga, bahwa menurut keterangan keluarga korban yang benama Sugianto (44), kalau korban selama ini diketahui mengidap penyakit ayan.
“Sehingga akan kejadian tersebut, sama sekali tidak ada unsur kekerasan atau pembunuhan, dan pihak keluarga juga sudah ikhlas atas kematian korban,”jelas Kapolsek lagi.
Begitu jugapengakuan Sugianto yang tak lain abang kandung korban menceritakan, kalau awalnya dirinya Senin malam itu di telphon orang tuanya dan mengatakan kepada dirinya, bahwa adiknya korban Daniayh dari sore belum pulang kerumah.
Mendapat kabar tersebut, Sugiantopun kemudian mencari-cari keberadaan korban namun tidak menemukannya. Tak beberapa lama, dirinya mendapatkan kabar dari masyarakat bahwa sepeda motor milik korban berada di sekitaran perkebunan ubi.
Selanjutnya Sugianto datang kelokasi kebun ubi, lalu masuk kedalam kebun ubi untuk mencari keberadaan korban, yang ternyata dirinya melihat jasad adiknya sudah berada di dalam kolam dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Dan membenarkan kalau adiknya memiliki penyakit epilepsi yang sudah menahun, diduga penyakit korban mendadak kumat saat sedang asyik memtik kangkung yang berada didekat kolam, hongga korban jatuh dan masuk kedalam kolam tersebut, tanpa diketahui oleh orang lain.
“Intinya kami sudah mengihklaskannya,dan tidak perlu lagi harus di autopsi,”jelas keluarga korban.(bas)