Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Sungai Padang Meluap, 3 Kecamatan di Tebing Tinggi Terendam Air

Sungai Padang Meluap, 3 Kecamatan di Tebing Tinggi Terendam Air

- Jumat, 27 November 2020 11:50 WIB
mtc/agus sabono
Kondisi air sungai Padang yang menggenangi pemukiman warga maupun pasar.
MATATELINGA, TebingTinggi: Tingginya curah hujan yang terjadi di hulu aliran sungai Padang yang berada di daerah Kabupaten Simalungun membuat aliran sungai Padang yang berada Kota Tebing Tinggi meluap hingga merendam pemukiman wsrga, khususnya yang berada tak jauh dari Daerah Aliran Sungai (DAS).

Air mulai merendam pemukiman warga sejak Jum'at dinihari (27/11) sekira pukul 01.00 wib. Akibat meluapnya aliran sungai Padang, 3 dari 5 Kecamatan yang ada di Kota Tebing Tinggi terendam air, hingga ketinggian air mencapai antata 40 - 70 cm hampir setengah meter lebih.

Beda halnya pemukiman yang berada di daerah DAS, ketinggian air hampir mencapai 1 meter, itu terlihat dari rumah-rumah yang terendam.

Air yang memasuki pemukiman warga yang ada di inti kota di Kelurahan Sri Padang termasuk jalan Ahmad Sudirman, Jalan Anturmangan, di Kelurahan Badak Bejuang termasuk Pasar Inpres dan beberapa ruas Jalan yang ada disekitarnya serta yang paling parah banjir yang meluap di daerah Lingkungan 3 (Kampung Semut) Kelurahan Bandar Utama.

Namun sebelum air masuk kerumah warga, warga sudah terlebih dahulu mendapatkan informasi pada Kamis malam(26/11) pukul 19.00 wib, yang menyebutkan kalau aliran sungai Ancol maupun sungai Bahbolon meluap akibat banjir.

Akan informasi tersebut warga bergegas menyelamatkan barang-barangnya agar tidak terendam atau hanyut terbawa arus banjir.

Begitu pula halnya dengan para pedagang sayur-mayur yang biasanya membuka lapak jualan di kaki lima di seputar lingkungan Pasar Inpres, sejak pagi subuh, tidak berjualan lagi karena luapan banjir ini.

Mulkan Siregar warga Kampung Semut Kelurahan Bandar Utama Kecamatan Tebing Tinggi Kota, mengungkapkan kalau kampungnya hampir setiap akhir tahun mengalami banjir kiriman dari hulu Sungai Padang, hingga mengenai pemukiman warga yang ada kampung semut.

"Sudah langganan warga disini mengalami kebanjiran, apalagi kalau curah hujan tinggi," jelas Siregar.

Hingga kini air masih menggenangi pemukiman warga, namun air mulai berangsur surut, namun begitu warga masih tetap waspada kalau-kalau air kembali naik.(mtc/bas)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Pemko Tebingtinggi Dan Tanjungbalai Jalin Kerja Sama, Perkuat Layanan Publik

Berita Sumut

Terekam CCTV Saat Bongkar Gudang Elektronik, 2 Pria Ini Tidur Di Sel

Berita Sumut

Pengen Punya Keahlian Pengobatan Alternatif, Ikuti Pelatihan Totok Punggung

Berita Sumut

Pemilik Sabu Ini Di Laporkan Warga Lewat Facebook

Berita Sumut

Kapolres Pimpin Sertijab 2 Kasat Dan 1 Kapolsek

Berita Sumut

Tak Sampai 1 x 24 Jam Pembunuh Nita Berhasil Di Amankan