MATATELINGA, Medan:Tim SAR gabungan menghentikan pencariankorban hilang akibat banjir yang melanda perumahan De Flamboyan, (10/12) kemarin. Hingga hari ketujuh atau batas akhir masa pencarian, satu warga masih dinyatakan hilang dan 6 orang dinyatakan meninggal dunia akibat banjir besar itu."Sesuai hasil koordinasi dengan unsur yang terlibat dan juga pihak keluarga, maka diputuskan pencarian dihentikan namun tetap dilanjutkan dengan pemantauan," kata Kepala Kantor SAR Medan, Toto Mulyono, Jumat (11/12)."Selain itu, luasnya area sapuan banjir dan tingginya lumpur menjadi salah satu faktor penghambat dalam pencarian korban," sambungnya.Toto juga mengungkapkan bahwa tim SAR gabungan telah melaksanakan pencarian semaksimal mungkin, selain dengan alut air, tim juga dibantu anjing pelacak dari Ditsamapta Polda Sumatera Utara serta excavator."Pencarian menggunakan perahu rafting mulai dari lokasi banjir hingga sejauh 18 KM menuju hilir sungai namun korban belum juga ditemukan hingga akhirnya sesuai hasil koordinasi dengan unsur yang terlibat dan juga pihak keluarga, maka diputuskan pencarian dihentikan namun tetap dilanjutkan dengan pemantauan," ungkapnya.Untuk diketahui bahwa banjir yang melanda perumahan De Flamboyan, Kelurahan Tanjung Selamat terjadi pada Kamis (3/12) malam hingga Jumat (4/12) dinihari. Dalam peristiwa itu enam orang ditemukan meninggal dunia dan ratusan rumah terendam banjir. (mtc/fae)