MATATELINGA, Asahan: Dengan suguhan kopi hitam pekat setelah menunaikan sholat Jum’at 11 Desember 2020, direktur RSUD HAMS Kisaran dr.Edi Iskandar Nainggolan saat berada di ruang kerjanya memberikan gambaran tentang jahatnya dan bahayanya virus corona terhadap kesehatan manusia.Bila kita semua tidak menyiasatinya dengan baik, maka konsekwensinya kita akan tertular dan paling buruknya yang tertular akan megaalami kematian akibat terinfeksi covid 19.Pria hitam dan terkesan agak seram dalam penampilannya merupakan direktur RSUD HAMS Kisaran dalam keseharianya kerab disapa dengan panggilan dr.Edi ini kepada matatelinga.com mengatakan saat ini kondisi penyebaran virus corona sudah sangat mengahawatirkan semua orang.Untuk mengantisipasinya ada cara yang mudah dan murah namun demikian kita juga harus tetap mewaspadai adanya sebaran virus dimaksud.Cara mudah diantaranya kita harus senantiasa melakukan cuci tangan dengan menggunakan sabun anti septick dan membilasnya menggunakan air yang mengalir, tetap menjaga jarak dan tidak bersentuhan dengan orang lain serta tetap menggunakan masker setiap melaksanakan aktifitas diluar rumah.Cara mudah seperti ini setidaknya kita semua telah memberikan contoh yang baik terhadap lingkungan sekitar dan keluarga terdekat, dan kita terhindar dari penularan virus tersebut, dan yang paling utama kita senantiasa memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk dijauhkan dari segala mara bahaya dan penyakit, ujarnya.Direktur RSUD HAMS Kisaran dr.Edi Iskandar Nainggolan juga mengatakan dalam bulan desember ini terdapat warga Asahan yang terinfeksi covid 19 dan ditangani langsung di RSUD HAMS Kisaran, diantaranya terdapat tiga orang yang telah dilakukan swab dengan hasil positif terdapat dua orang berjenis kelamin pria diantaranya warga dusun Mekar Sari dan warga jalan P.Tendean Kisaran dan keduanya juga sudah dilakukan perawatan dengan mengisolasi pasien di RSUD HAMS Kisaran dan seorang pria warga Piasa Ulu Tinggi raja dengan kasus supeck dan telah dilakukan rapid test .Pria pecandu kopi hitam ini juga mengajak semua warga masyarakat Asahan untuk lebih meningkatkan sadar diri akan kesehatan, dan menghimbau jangan lalai dalam menjalankan porotokol kesehatan serta tetap melaksanakan 3 M sebagaiana yang dianjurkan oleh Pemerintah agar warga masyarakat di bumi Rambate Rata Raya ini aman dari covid 19, dan waega masyarakat dapat beraktifitas dengan leluasa tanpa dibebani rasa ketakutan.Direktur RSUD HAMS Kisaran dr.Edi Iskandar Nainggolan juga menyarankan dalam menghadapi dan mengantisipasi sebaran covid 19 dimaksud hindari kontak secara langsung saat berbica dengan seseorang tanpa menggunakan masker yang sesuai dengan standart kesehatan dan minimal lapis tiga.Paslanya, dikarenakanpartikel cairan tersebut dapat mengundang penularan virus corona, dan juga penularan covid 19 ini juga dapat terjadi pada dudukan toilet, pegangan pintu kamar mandi terlebih pada area pintu kamar mandi umum, wastafel dan sarana publik lainnnya.Penyebaran partikek virus tersebut banyak terjadi pada daerah daerah tersebut, untuk itu saya menghimbau tetap waspada dengan tetap jaga kesehatan sesuai standart kesehatan dengan mencuci tangan dengan menggunakan sabun anti septick dan membasuhnya dengan air yang mengalir, menutup mulut serta hidung saat bersin maupun batuk.Langkah lain dalam pencegahan dalam penularan covid 19 diantaranya juga dengan menjaga jarak dengan anggota masyarakat lain minimal satu meter, agar resiko tertular virus covid 19 dapat dieleminir sedini mungkin dan covid 19 ini bukan penyakit yang bisa diajak berkompromi dan diajak main main.Virus Corona ini sangat mematikan bila kita semua mengabaikanprotokol kesehatan, penyakit ini selain dapat berakibat fatalnamun demikian juga dapat dicegah maupun pasien yang telah terinfeksi dapat juga disembuhkan dengan perwatan medis yang sesuai dengan ajuran medis, dengan catatan warga masyarakat yang terindikasi covid 19 diharapkan tetap tenang dan jangan panik agar penanganan medis yang dilakukan dapat dilaksanakan dengan benar, pungkasnya (ben)