Matatelinga - Medan, Aksi perampokan di Angkutan Kota makin " Marak" di Kota Medan, meskipun pihak kepolisian telah memebrikan tegas terhadap para pelaku perampokan. kali ini sasaran pelaku terhadap Fauzan (35) warga Jalan Amaliun Medan dan Jamindra (25) pria asal Siantar menjadi korbannya. Kedua pria ini dirampok dua orang pria tak dikenal diatas angkot Trayek 64 tepat dikawasan Jalan Gajah Mada Medan.
Bukan cuma kehilangan uang senilai Rp 1,5 Juta, kedua korban juga nyaris kehilangan nyawanya karena ditikam para pelaku dengan menggunakan pisau, saat mencoba melawan aksi kedua pelaku, Kamis t29/5/2014)
Informasi diperoleh menyebutkan, peristiwa perampokan yang dialaminya bermula, saat keduanya berada di dalam angkot trayek 64 bertujuan pulang ke rumah usai dari Nangroe Aceh Darussalam.
Tak lama kemudian, tak jauh dari stasiun bus tersebut, angkot yang ditumpangi korban di stop oleh dua pria tak dikenal. Saat berada di dalam angkot, kedua pria itu mendekati korban dan meminta korban menyerahkan uang dan barang berharganya sembari menodongkan senjata tajam.
Korban yang tak terima mencoba melawan, alhasil pelaku menikamkan pisau ke arah korban dan mengenai lengan korban. Merasa takut, korban lalu menyerahkan uang dompet berisikan uang Rp 1,5 juta dan pelaku kabur meninggalkan korban di kawasan simpang Jalan Gajah Mada.
Selanjutnya korban melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Medan Baru. Kepada petugas korban mengaku, dirinya mengenali wajah dan ciri-ciri pelaku.
"Dua orang mereka, Saya tadi baru pulang dari Aceh dan berniat pulang ke rumahnya. Pelakunya yang satu tegap badannya dan satu lagi tinggi kurus. Saya tanda sama pelakunya," ucap korban.
Sementara, Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Alexander Pilliang ketika dikonfirmasi mengatakan, telah menerima laporan korban.
"Sudah kita terima laporannya. Anggota juga sudah ke TKP untuk melakukan penyelidikan. Selanjutnya akan kita proses," tandasnya.
(Don/Mt-01)