MATATELINGA, Patumbak: Warga patumbak digegerkan dengan ditemukan pria tergeletak dengan kondisi mulut dan hidung mengucur darah di Perumahan Marindal Mas, Jalan Roso Desa Marendal 1, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang,Jumat dinihari (25/12/2020).
Pria ini ditemukan dengan kondisi tergeletak miring ke kiri ditanah yang digenangi air karena sehabis diguyur hujan deras.
Tak lama ditemukan warga tergeletak di sudut lahan kosong di simpang empat blok D, pria yang tidak mengenakan baju itu menghembuskan nafas terakhir. Sontak warga pun heboh. Diduga pria ini sebelumnya menenggak minuman keras lantaran tercium aroma miras dari mulutnya.
Tak jauh dari lokasi penemuan mayat, warga juga menemukan sepeda motor Honda Beat warna merah hitam BK 6579 AOK.
Sementara Roy Hutabarat (23), petugas security kompleks Perumahan Marendal Mas menyebutkan, pada Kamis (24/12/2020) sekira jam 23.30 wib, dia mendapat laporan warga adanya seorang pria tergeletak di sudut kompleks Blok D.
Menerima laporan tersebut, dia langsung mendatangi lokasi dan mencoba komunikasi dengan korban yang saat itu masih sadarkan diri. Tapi jawaban yang diberikan seolah ngawur dan seperti ngelantur.
Tapi walau pun begitu warga tetap berusaha menanyai korban agar bisa ditolong dengan mengabari keluarganya. Karena tak seotang pun warga mengenali korban.
"Kami sudah berusaha menanyai namanya, alamatnya, tapi suara korban nyaris tak terdengar, hanya menyebut di pasar 1, ditanya lagi 2 dan 3, terakhir saat ditanya lagi kata korban di pasar 4, bahkan saat ditanya siapa namanya tak ada jawaban,"sebut Roy yang langsung diamini beberapa orang warga.
Beberapa lama diajak komunikasi, pria yang belum diketahui identitas itu mendadak tak lagi bernapas. Mulut dan hidungnya mengucur darah. Diduga pria itu menabrak benda keras dan terhempas ke jalan.
Peristiwa itu langsung dilaporkan ke Polsek Patumbak. "Kami tak berani bertindak lebih jauh, bersama warga dan Kadus kami langsung menghubungi Polsek Patumbak. tak lama berselang personil Personil Polsek Patumbak pun tiba di lokasi kejadian ini,"kata Roy.
Ditanya, kenapa korban bisa masuk dengan mengenderai sepeda motor ke areal komplek prumahan begitu bebas, apakah tidak ada pemeriksaan, dan apakah pihak Scurity tidak meliat korban ketika masuk, padahal sudah ada portal.
Roy mengaku, malam itu hujan deras dan portal belum ditutup. "Saya memang melihat ada orang masuk mengendarai sepeda motor. Saya pikir warga disini juga. Soalnya malam itu hujan deras kali, jadi tak terlihat jelas,"kata Roy.
Menurutnya lagi, biasanya kalau bukan warga perumahan, si tamu pasti berhenti untuk menanyakan alamat yang mau ditujunya, dan terkadang kalau tamu itu tidak tau rumah yang dituju hanya tau namanya saja pasti diantarkan.
"Ya seperti itu bang, kalau dia tamu pasti berhenti untuk menanyakan alamat yang mau ditujunya, walaupun portal belum diturunkan. Jadi kalau warga perumahan ini masuk aja, kecuali sudah jam 00.00 portal telah diturunkan barulah warga perumahan ini berhenti minta portal dibuka,"jelas Roy menjawab pertanyaan wartawan.