MATATELINGA, Medan: Rektor Universitas Sumatra Utara Runtung Sitepu kembali menghadiri panggilan dari Polda Sumut terkait klarifikasi kasus dugaan korupsi pembangunan embung atau waduk di Kampus II USU di Dusun III Bekala, Desa Simalingkar A, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.
Ini adalah kedua kalinya Runtung hadir ke Polda Sumut. Sebelumnya Runtung hadir untuk dimintai klarifikasi pada Selasa 19 Januari 2021.Runtung hadir sekitar pukul 10.00 WIB, hingga akhirnya keluar dari ruangan Direktorat Kriminal Khusus pukul 12.30 WIB.
Awak media pun langsung menghampiri Runtung saat dia keluar. Runtung kembali irit bicara.“Nanti saja itu. Silahkan tanya ke penyidik,”kata Runtung sambil terus berjalan.
Terpisah, Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat (Kasubbid Penmas) Ajun Komisaris Besar MPNainggolan mengatakan, pemanggilan Runtung kedua kalinya adalah lanjutan dari sebelumnya.
“Jadi pemanggilan hari ini dilakukan karena masih ada yang kurang dari pemanggilan sebelumnya,” ujarnya kepada wartawan.
Saat ini, kata Nainggolan, penyidik Tipikor masih terus bekerja untuk menyelidiki dugaan kasus tersebut.
Pemanggilan Runtung Sitepu ini juga berbarengan dengan wacana plagiarisme yang merundung USU. Sebelumnya Runtung menerbitkan Surat Keputusan Rektor USU Nomor: 82/UN5.1.R/SK/KPM/2021 tentang penetapan sanksi pelanggaran norma etika akademik/etika keilmuan moral sivitas akademika atas nama Dr Muryanto Amin, S.Sos, M.Si, rektor terpilih yang akan menggantikannya kelak.
Setelah SK itu, nama Runtung juga terseret dugaan kasus plagiarisme. Runtung pun hanya memberikan sedikit jawaban ketika ditanyai soal isu yang menerpanya.
“Itu menurut aturannya bersifat rahasia,” tukas Runtung.
Dilansir dari laman usu.ac.id, pembangunan embung sendiri dilakukan 2017 lalu. Proyek pembangunan embung, merupakan hibah dari Pemprov Sumut. Pengerjaannya menggunakan anggaran tahun 2017.
Tengku Erry nuradi, Gubernur Sumatra Saat itu, juga langsung melakukan penandatnganan prasasti dan peletakan batu pertama bersama sejumlah pejabat lainnya, termasuk Runtung Sitepu pada Selasa 14 November.
Waduk ini adalah bagian pembangunan Kampus II USU. Di lahan Kwala Bekala juga sudah berdiri bangunan Fakultas Kehutanan USU yang diresmikan pada September 2020. (mtc)