MATATELINGA, Paluta : Namanya Ummi Janita, umur 33 tahun, sudah punya anak 4 orang. Suaminya bekerja serabutan. Mereka tinggal di Desa Sitanggoru, Padang Lawas Utara. Sejak tiga tahun lalu, dia mengalami pembengkakan perut. Semakin hari semakin membesar. Mereka pernah berobat ke bidan, katanya tumor jinak. Selanjutnya hanya "berobat kampung", karena ketiadaan biaya. Ada kartu BPJS Kesehatannya, tapi kata RS di Padangsidimpuan tidak berlaku. Tidak tahu apa alasannya.
Sudah beberapa bulan ini mereka tinggal di rumah kontrakan mertuanya di Kampung Tobat, Padangsidimpuan. Namborunya seorang janda miskin yang bekerja "mangongkos saba". Kehidupan keluarga ini sangat memprihatikan sekali. Kemarin malam, kami dihubungi oleh tetangganya menceritakan keadaan ini. Sore ini (31/01) saya dan tim Burangir langsung menjumpai Ummi di rumah ibu mertuanya. Keadaannya sangat menyedihkan.
Setelah berkoordinasi dengan pihak RS Inanta dan Dr. Nanda Lubis, sehabis magrib nanti (menunggu suaminya pulang dari Paluta) kami akan membawanya ke RS Inanta. Mudah-mudahan bisa dioperasi di sana. Atau jika tidak akan dirujuk ke rumah sakit di Medan.Lewat pemberitaan ini, keluarga memohon doa dan dukungan dari warganet. Juga donasinya, karena mereka membutuhkan biaya hidup, termasuk anak-anaknya.