MATATELINGA, Tebingtinggi:Pagi-pagi personil sat lantas mapolres Tebingtinggi harus sarapan push up dan berlari, itu bukan olahraga pagi melainkan hukuman bagi personil sat Lantas yang meninggaljam pos padat.Itu terjadi pada Rabu pagi (3/2/2021), sekira pukul 09.00 wib terlihat personil Sat lantas mapolres Tebingtinggi harus di hukum push up di halaman Mapolres Tebingtinggi karena ketahuan meninggalkan Pos Padat.Dimana Sangsi disiplin tersebut di berikan kepada seluruh personil Satlantas Mapolres Tebingtinggi, setelah Kapolres TebingTinggi AKBP Agus Sugiyarso SIK, Rabu pagi itu sedang melakukan patroli di setiap pos penjagaan jalur lalu lintas.Namun dirinya terkejut saat melihat di beberapa pos dengan kondisi jalanan padat tidak ditemukannya satu orangpun petugas Sat Lantas berada di lokasi tersebut guna saat mengatur jalur lalu lintas, sementara pagi itu Jalaur lalu lintas di lokasi tersebut sedang padat-padatnya.Melihat kejadian itu, Kapolres TebingTinggi AKBP Agus Sugiyarso SIK, melalui Waka polres Kompol Sarponi langsung memanggil Kasatlantas bersama seluruh personilnya, untuk datang ke Mako.Setelah seluruhnya hadir, seluruh personil Sat Lantas Mapolres Tebingtinggi di berikan hukuman tindakan disiplin berupa Push Up dan berlari mengelilingi kantor halaman polres Tebingtinggi sampai mengeluarkan keringat.
Wakapolres TebingTinggi Kompol Sarponi, mengatakan kalau sangsi disiplin yang di berikan kepada seluruh personil Satlantas, karena personil lalai dalam melakukan tugasnya.
[br]
Padahal sebelumnya Kapolres sudah pernah mengingatkan agar jam-jam padat yang umumnya terjadi pada pagi hari dan sore, petugas Sat Lantas harus sudah stand by dilokasi, namun instruksi yang di berikan pimpinan justru malah di abaikan dan di langgar.
“Makanya itu seluruh personil Sat Lantas diberikan sangsi berupa Push Up dan lari sampai keringatan,”jelas Wakapolres.
Padahal Kapolres telah memberikan Himbauan, dan berkomitmen, dimana bagi seluruh personil Polres Tebingtinggi yang melanggar aturan akan di beri hukuman disiplin sesuai tingkat pelanggaran, mulai dari hukuman biasa hingga hukuman pemberhentian tugas, namun sebaiknya apabila ada personilnya yang berprestasi akan di berikan penghargaan.(bas)