MATATELINGA, Toba: Mendengar kabar Erliza Hutapea (8) sakit keras, alumni SMAN Habinsaran angkatan 2004, memberikan bantuan dana berobat.Bantuan diberikan langsung oleh perwakilan alumni di ruang inap Erliza di RS. Porsea pada Sabtu, (6/2).Menurut Mayarina Silaen, bantuan ini bisa terkumpul dalam tempo dua hari dan masih akan berlanjut. "Akan masih ada lagi bantuan yang akan diberikan para alumni. Kami alumni sekitar 30 orang dan masih ada yang belum sempat kirim dananya. Mungkin karena sibuk. Kami berikan sekarang karena dengar kabar Erliza mau dibawa ke Medan. Jadi kami masih tetap terbuka dan memberikannya jika semuanya sudah terkumpul lagi" ungkap Mayarina.Para alumni sangat prihatin membaca berita tentang Erliza. Alumni berharap agar beban orang tua Erliza bisa terbantu melalui pemberian ini.Erliza merupakan siswi kelas 2 SD Negeri Tor Nagodang Kecamatan Habinsaran kabupaten Toba. Kakinya terasa sakit sejak Desember 2019 lalu. Namun Maret 2020, kakinya mulai bengkak dan sakit. Hingga saat ini Erliza terpaksa dirawat di rumah sakit beberapa hari yang lalu.Orang tua sangat berharap agar kaki Erliza bisa sembuh dan hidup normal kembali, namun terkendala biaya. Keluarga sangat berterima kasih atas doa dan bantuan yang diberikan para alumni. "Terimakasih untuk bantuan yang diberikan dan semoga cepat sembuh agar Erliza bisa sekolah dan hidup normal kembali" terangnya.Erliza yang menderita sakit kaki kanan bengkak, kini dirawat sementara di RS. Porsea yang rencananya akan dibawa ke RD. Adam Malik Medan.Penyerahan bantuan alumni oleh Mayarina Silaen berharap agar para dokter diberikan petunjuk dan kekuatan oleh Tuhan agar si Erliza sembuh.Orang tua sangat berterima kasih atas doa dan perhatian yang diberikan para Alumni Habinsaran. "Kami berharap agar doa kita dikabulkan Tuhan dan kami berterima kasih atas bantuan dana untuk kesembuhan Erliza yang kalian berikan" ungkap Ibu Situmorang.Selain alumni, beberapa organisasi juga berencana akan memberikan bantuan. Semua bertujuan agar beban orang tua bisa terbantu dan Erliza hidup normal kembali.(mtc/pintor)