MATATELINGA, Langkat: Diduga lokasi penambangan minyak mentah illegal di Lk I Kampung Lalang, Kelurahan Pekan Besitang, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, dilalapsijago merah, Sabtu (6/2/2021).Akibat kejadian tersebut, dikabarkan 2 unit rumah dan 3 orang pekerja tambang terbakar dan dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.Kapolsek Besitang, Langkat, AKP A Harahap pada wartawan mengatakan, peristiwa kebakaran di lokasi penyulingan minyak mentah ini terjadi Sabtu (6/2/2021) malam, dilansir Medanmerdeka.."Rumah yang terbakar itu milik Adi Candra (38). Tidak ada barang yang berhasil diselamatkan. Kerugian sekitar Rp70 juta. Satu rumah lagi milik Manto (40), kerugian materi Rp 60 juta," sebutnya, Minggu (7/2/2021).Lanjut A.Harahap, korban yang mengalami luka bakar masing masing diantaranya bernama Yuda (15) pelajar, warga Kampung Lalang Pekan Besitang, Eki (40) tukang beca, warga Kampung Lalang Pekan Besitang, dan Reihan (14), pelajar warga Kampung Lalang Pekan Besitang.Dengan kejadian tersebut, pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran di lokasi penyulingan minyak mentah tersebut. Dalam kasus ini, sejumlah warga dimintai keterangan dalam kapasitas sebagai saksi."Hasil penyelidikan sementara, penyebab kebakaran karena adanya kebocoran pada pipa saluran pembuangan. Pipa yang mengeluarkan minyak itu juga mengeluarkan gas," ungkapnya.Saat kejadian, Eki, Yuda dan Reihan, yang merupakan korban terbakar, ketika itu sedang mengipas-ngipas api yang ada ditungku masak, dengan maksud agar api tersebut menyala."Api yang menyala kemudian menyambar gas di lokasi kejadian. Warga setempat langsung memberikan pertolongan untuk menyelamatkan ketiga korban. Kita turun setelah menerima laporan," sebutnya.Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan kebakaran langsung turun ke lokasi kejadian. Kobaran api di areal penambangan minyak itu akhirnya dapat dipadamkan, Minggu dini hari sekitar pukul 02.45 WIB, diakhir penjelasannya.