MATATELINGA, Medan: Pasangan suami istri (Pasutri) bernama Sugianto (56) dan Astusi (59) ditemuak tewas di Perkebunan Tebu PTPN II, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Sumatera Utara, Senin (22/2). Mereka tewas dengan luka bacok serta dan benda tumpul.Kasubag Humas Polres Binjai AKP Siswanto Ginting, mengatakan ke duanya ditemukan pukul 09.30. Mereka ditemukan di parit yang bersebelahan dengan ladang tebu.Mendapat laporan warga polisi selanjutnya mengevakusi korban dan juga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).Proses olah TKP kata Siswanto dipimpin oleh, Kapolres Binjai AKBP Romadhoni Sutardjo dan jajarannya.Dari hasil identifikasi ke dua korban tewas dengan sejumlah luka.“Korban perempuan mengalami luka bacok di leher serta memar di kepala, sedangkan (yang) laki - laki mengalami pecah kepala, akibat benda tumpul,” ujar SiswantoSelanjutnya dari olah TKP diduga Pasutri tersebut korban pembegalan atau perampokan“Diduga (Pasutri itu), merupakan korban pembegalan. Motif nya mengambil sepeda motor jenis Honda Vario serta barang berharga milik korban. (Barang) Itu diambil oleh pelaku,” ujar Siswanto.Kata Siwanto dalam aksinya, pelaku diduga lebih dari satu orang. Polisi punm hingga kini terus memburunya.“Diduga pelaku pencurian dengan cara kekerasan, lebih dari 2 orang,” ujarnya.Kata Siswanto pihaknya, akan bekerja keras mengungkap kasus ini.“ Kapolres Binjai meminta kepada jajarannya agar cepat dalam mengungakap pelaku pembunuhan sadis tersebut.Serta pelaku dapat diringkus dan mendapat hukuman yang setimpal atas perbuatannya,”tambahnyaSiswanto, mengatakan, kasus ini bermula saat keduanya belanja ke Pasar Tavip Kota Binjai pukul 04.00 WIB.Namun hingga pukul 06.00 korban tidak kunjung pulang. KemudianAnak korban bernama Alika (19) yang gelisah lantas memberi tahu pamannya, Yamin (48). Proses pencarian pun akhirnya dibantu abang ipar Alika, Putra (32).Mereka berangkat untuk mencari dan menyisir sepanjang jalan dari rumah hingga ke Pasar Tavip.Kemudian saat tiba di Pasar Tavip, Alika bertanya ke pedagang yang dia kenal soal keberadaan orang tuanya.Salah satu pedagang memastikan bahwa ke dua orang tua korban ada datang berbelanja dan sempat membeli jengkol sekitar pukul 05.30 WIB. Selanjutnya kedua orang tuanya kembali ke rumah.Setelah itu, Alika memberi tahu kondisi itu kepada Yamin dan satu lagi pamannya, Syamsudin. Ke dua paman Alika ini kemudian melanjutkan pencarian.Mereka menyisir sepanjang Jalan Gajah Mada dan setibanya di perempatan Jalan Kebun Dsn XII paman korban melihat ada 2 orang yang tergeletak di dalam parit.Melihat kejadian itu, keduanya lantas melapor ke Polsek Binjai Timur. 9mtc/fae)