Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Iptu Joy Sianipar, Kapolsek Kisaran Kota yang Punya Segudang Prestasi

Iptu Joy Sianipar, Kapolsek Kisaran Kota yang Punya Segudang Prestasi

- Senin, 08 Maret 2021 17:30 WIB
Mtc/ist
Iptu Joy Ananda Putra Sianipar
MATATELINGA, Asahan: Iptu Joy Ananda Putra Sianipar mengaku tak ingin jumawa atas amanah yang diterimanya sebagai Kapolsek Kisaran Kota, Iptu Joy Ananda Putra Sianipar. Sebab, menurut perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2016 ini, setiap jabatan adalah amanah yang harus dipertanggung jawabkan.

"Saya sangat bersyukur dan tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Tuhan dan keluarga. Jabatan ini adalah salah satu amanah yang harus dipertanggung jawabkan," ungkapnya kepada wartawan, Senin (8/3/2021).

Sebelum dipercayai sebagai Kapolsek, sejumlah tugas penting telah dilalui oleh perwira dengan pendidikan kejuruan (Dikjur) intelijen ini. Tercatat, ia pernah menangkap terduga teroris yang meledakkan diri di Polrestabes Medan November, 2019 lalu, yakni Dewi Anggraini istri dari tersangka bom bunuh diri Rabbial Muslim Nasution.

Berkat kesigapan dan informasi cepat yang Iptu Joy dapatkan kala menjabat Pamin 1 Siyanmin Ditintelkam Polda Sumut itu, Dewi Anggraini berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya di Belawan. Pasca penangkapan itu, terungkap bahwa Dewi Anggraini bahkan berencana melakukan bom bunuh diri di Bali.

"Jadi si Dewi ini lebih-lebih radikal malah dari suaminya," terangnya.

Selain itu, Joy juga diketahui merupakan salah satu perwira Polda Sumut yang turun dalam menangkap jaringan teroris afiliasi Jemaah Islamiah (JI) di Provinsi Riau pada Januari 2019 lalu. Boleh dibilang, meski usianya muda yakni kelahiran tahun 1993, namun Joy cukup piawai.

Bukan itu saja, dia juga pernah melakukan beberapa operasi tangkap tangan (OTT) sewaktu bertugas di Polda Sumut. Seperti halnya OTT Kepala Dinas Pertambangan dan Perkebunan (Sekarang Dinas ESDM) Provinsi Sumut pada April 2017 lalu, yang ketika itu dia masih berpangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).

Tak hanya itu, Iptu Joy juga yang memimpin OTT oknum Sekretaris Dinas Kesehatan Simalungun, Lukman Damanik. Sewaktu penggerebekan, Lukman sempat kabur dari ruang kerjanya ketika Tim Saber Pungli yang dipimpin Iptu Joy melakukan operasi OTT terhadap stafnya, Flora Sandora, yang diduga jadi orang kepercayaan Lukman dalam memungut uang sebanyak Rp80 juta dari 5 pegawai honorer yang ingin jadi CPNS.

Tak sampai disitu, Joy juga diketahui sebagai penggagas lembaga yang peduli akan kelompok UMKM, Komunitas Anak Sumatera Utara (Kotara). Dengan lembaga ini Joy menghimpun pengusaha-pengusaha muda di Sumut untuk mengumpulkan sedikit uangnya guna membantu UMKM dengan memberikan fasilitas dan pendidikan dalam berbisnis.

Kini, berkat sejumlah prestasinya itu, Joy akhirnya diamanahkan sebagai Kapolsek Kota Kisaran berdasarkan surat telegram rahasia (TR) dengan Nomor: ST/ l2f /II/KEP./2021 TGL 18 -2-2021. Ia pun mengaku siap membuat terobosan baru di Polsek Kota Kisaran.

"Dengan amanah sebagai Kapolsek Kota Kisaran tentunya ini perjalanan karir yang baru buat saya. Saya harus menciptakan hal yang baru di polsek itu. Tentunya nanti saya akan berkolaborasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat di sana tentang apa yang perlu dibenahi dari yang sudah baik di Polsek itu," terangnya.

Informasi yang ia dapat, aksi kriminalitas jalanan masih menjadi momok di kawasan itu. Oleh karena itu dia mengaku akan menciptakan inovasi dalam menekan angka kejahatan jalan seperti perampokan.

"Untuk pemberantasan narkoba, saya tegaskan juga tidak akan main-main. Kita akan perang dengan para pelaku pengedar narkoba di sana," pungkasnya. (mtc/rel)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait