MATATELINGA,Tebingtinggi:Dalam lima hari belakangan ini ribuan ulat bulu serbu pemukiman warga Jalan KF.Tandean, Gang Bawang Merah, Kelurahan Bandar Sakti, Kecamatan Bajenis kota Tebingtinggi.Akibatnya warga merasa was-was dan takut kalau-kalau hewan jenis serangga yang juga sebagai perusak tanaman ini masuk ke dalam rumah, hingga mengenai bagian tubuh manusia dapat mengakibatkan gatal-gatal, terutama bagi tubuh anak kecil.
Pantauankru MTCdilokasi pemukiman warga, terlihat jumlah urat mencapai ribuan, namun tidak berkelompok melainkan menyebar.
Yang menurut warga ulat-ulat buluh ini sudah ada sejak lima hari belakangan ini berada di pemukiman warga, bahkan beberapa ekor sempat ada yang masuk kedalam rumah warga.
Susanti (46), seorang ibu rumah tangga warga jalan Bawang Merah Kelurahan Bandar Sakti, Kecamatan Bajenis kota Tebingtinggi, mengaku merasa geli dan was-was, karena sempat ada beberapa ekor yang masuk ke dapur rumahanya di saat dirinya sedang masak dan nyaris masuk kedalam masakannya.
“Kemarin itu sempat masuk ke dapur rumah, hampir saja masuk ke dalam masakan,”ucapnya merasa geli.
Begitu juga warga yang lain juga mengatakan, kalau mereka merasa tergaggu atas ke hadiran ulat buluh yang datang secara tiba-tiba. Dan yang di khawatirkan ulat-ulat tersebut masuk kedalam rumah dan menempel ke tubuh mereka di saat sedang tidur.
“Ya jujur aja sejak ada ulat-ulat ini aktifitas kami di sini jadi terganggu,takutnya ulat buluh ini masuk dan tersentuh kulit kami, karena bisa gatal-gatal,”ujar warga.
Sementara itu menurut keterangan Amir Hamza (47) selaku Kepala Lingkungan (Kepling) 6 Kelurahan Bandar Sakti membenarkan kejadian atas datangnya ribuan ulat buluh ke pemukiman warga lingkungan VI, dan dirinya juga telah melaporkan hal tersebut ke Dinas terkait seperti dinas Pertanian Kota Tebingtinggi dan Dinas Lingkungan Hidup.
Atas laporan kepling kepada Dinas terkait, Sabtu pagi (20/3/2021), bersama warga langsung turun kelapangan melakukan pengecekan kesejumlah rumah warga, setelah di cek ternyata memang betul adanya ribuan hama ulat bulu berserakan di halaman dan masuk kedalam rumah warga.
Dugaan sementara datangnya ulat0ulat tersebut akibat adanya salah satu pohon besar yang berada di sekitar lingkungan warga telah di Tebang.
Dan bersama warga juga pihak dinas Pertanian melakukan penyemprotan pada pohon-pohon di sekitar dan dan rumah-rumah warga yang di masuki oleh rombongan ulat bulu tersebut sampai ulat-ulat tersebut mati.(bas)