MATATELINGA, Pancurbatu: Sempat buron beberapa hari, pelaku pembunuhan terhadap Jimmi Ginting (27) warga Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang akhirnya ditangkap Polsek Pancurbatu. Pelaku yang diringkus berjumlah 4 orang dari tempat dan waktu terpisah.Keempat pelaku masing-masing, AP alias Diles (32) warga Dusun II, Desa Bingkawan, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, RT alias Mbung (34) warga Desa Rampah, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Langkat. Kemudian, ERB alias Roman (22) warga Desa Bingkawan, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang dan CDJB (29) warga Dusun II, Desa Bingkawan, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.[br]Korban meregang nyawa setelah dikeroyok oleh keempat pelaku tersebut, meski sempat dirawat di rumah sakit. Pengeroyokan terjadi di kedai tuak Desa Batu Mbelin, Kecamatan Sibolangit, pada Senin (8/3) tengah malam sekitar pukul 23.50 WIB.
Baca Juga:Tersangka Cabul Terhadap 5 Putrinya, Akhirnya Meninggal DuniaKapolsek Pancurbatu Kompol Dedy Dharma menjelaskan, para pelaku dibekuk dari dua lokasi berbeda pada Jumat (12/3/2021) dan pada Sabtu (13/3/2021). Awalnya, ditangkap tersangka Rahmat Tarigan alias Mbung dan Cristoper Dwi Julian Barus."Berdasarkan hasil penyelidikan, tim menerima informasi bahwa diduga pelaku pembunuhan terhadap korban sedang berada di rumah makan Tarban Jalan Jamin Ginting Desa Pertampilan, Pancur Batu. Personil mendatangi tempat tersebut lalu menangkap tersangka Rahmat Tarigan alias Mbung dan Cristoper Dwi Julian Barus pada Jumat," ungkap Dedy, Kamis (25/3/2021).[br]Setelah menangkap kedua tersangka, lanjut dia, dilakukan pengembangan dan menangkap kedua tersangka lagi. "Tersangka Ardiles Purba alias Diles dan Edi Romanta Bangun alias Roman ditangkap dari hasil pengembangan kasus. Saat diinterogasi, para pelaku mengakui perbuatannya menghabisi korban," sambung Dedy.
Baca Juga:Pelajar di Belawan Jadi Korban Pembacokan Dua Pelaku Pemalakan di AngkotDijelaskan dia, aksi keempat pelaku bermula ketika tersangka Rahmat Tarigan dan Cristoper selisih paham dengan korban di warung tuak tersebut. Selanjutnya, Rahmat Tarigan dan Cristoper memanggil rekannya. Tak berapa lama, datang dua rekan tersangka dengan membawa senjata tajam dan kayu hingga."Para tersangka melakukan penyerangan dengan menggunakan pedang, tongkat bisbol, kayu berlilit karet ban dan benda mirip senapan. Korban lalu terkapar dan tak sadarkan diri," terangnya.Puas menghajar korban, para pelaku kabur meninggalkan lokasi. Sementara korban dibawa warga sekitar ke RSUP H Adam Malik. "Setelah sempat dirawat sekitar 3 hari, korban akhirnya meninggal dunia. Kemudian, keluarga korban membawa ke rumah duka dan memakamkannya," sebutnya.