MATATELINGA, Karo:Gunung Api Sinabung kembali mengaalami erupsi pada Jumat (16/4) pagi. Erupsi terjadi sekitar pukul 08.57 WIB, dengan tinggi kolom abu teramati 1.000 meter di atas puncak gunung. Dengan peristiwa ini, total dalam sepekan, gunung yang berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara itu mengeluarkan erupsi sebanyak 27 kali.Petugas pos pengamatan gunung Api Sinabung Asrorimengatakan, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah selatan dan barat. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 31 mm durasi 180 detik.“Pagi ini sekitar pukul pukul 08.57 wib dengan tinggi kolom abu teramati 1.000 meter di atas puncak gunung atau 3,460 meter di atas permukaan laut),” jelas Asrori.Sebelumnya pada Jumat dini hari, Sinabung juga mengalami erupsi dua kali. erupsi pertama terjadi pada pukul 02.53 wib dan terekam di sesismograf dengan amplitudo maksimum 12 mm dan durasi 235 detik. Namun, tinggi kolom abu tidak teramati secara visual. Erupsi juga terjadi pada Pukul 03.36 wib, dan terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 35 mm dengan durasi 370 detik. Visual letusan tidak teramati. “Sejak Jumat dini hari sudah ada 3 kali erupsi, tapi yang teramati hanya 1 kali, sedangkan 2 kali tertutup kabut,” ungkap Asrori.Dikatakan Asrori Terhitung dalam selama satu minggu gunung terkatif di pulau Sumatera itu sudah 27 kali mengalami gempa erupsi dengan ketinggian 500 " 1.600 meter dari atas puncak. “Untuk situasi dalam seminggu terakhir Gunung Sinbaung telah terjadi 27 kali gempa erupsi. trpantau secara visual dari pos pengamatan dengan ketinggian kolom abu bervariasi antara 500 " 1.600 meter. Araha angin dominan ke arah timut dan timur laut,” katanya.Kondisi ini dikatakan Asrori erupsi dalam beberapa pekan masih terus tinggi, mengingat kubah lava di puncak gunung masih cukup besar dan diperkirakan mencapai 4 juta kubik. Pihaknya mengimbau masyarakat ataupun pengunjung agar tidak melakukan aktivitas pada desa " desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius 3 km dari puncak Gunung. Kemudian radius 5 km untuk sektor selatan " timur, dan radius 4 km untuk sektor timur " utara. Masyarakat yang bermukim di deakt sungai " sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar (mtc/fae)