MATATELINGA. Pematangsiantar -Seorang wanita paruh baya berusia 60 tahun harus menjalani perawatan dirumah sakit (RSUD) Djasarmen Saragih Kota Pematangsiantar, akibat 2 luka tusuk pada lengan atas sebelah kiri korban.Pelaku nya adalah keponakan korban berinisial Fz (31). Pria berusia 31 tahun itu melancarkan aksinya dengan menggunakan sebuah gunting karena dituduh mengambil beras bantuan dari pemerintah dari rumah, di Jalan Ade Irma Suryani Nasution, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar,Sabtu (18/04/2021) malam, sekira jam 22.30 WIB.
Baca Juga:Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi, Bendahara BNNP Sumut Dilimpahkan ke Kejari MedanInformasi diperoleh MATATELINGA.com, awalnya Idah Pohan (60) masuk kedalam rumah dengan situasi rumah berantakan, Sabtu (18/4/2021) malam, sekira pukul 22.30 WIB. Kemudian, korban memeriksa isi rumah dan melihat beras pemberian pemerintah telah hilang dari kediamannya. Lalu, korban bertanya kepada anaknya Sofia. "Siapa yg ambil beras kita. Lalu, dijawab Sofia, " sudah pastilah si FZ.Selanjutnya, korban mencari FZ di Jalan Ade Irma Suryani Gang Aman, Kecamatan Siantar Utara sekitar lokasi. Akhirnya, korban pun bertemu dengan FZ dan bertanya, " kenapa kau ambil berasku?". Lalu, dijawab oleh FZ, " mana ada kuambil".[br]Merasa kesal, kemudian korban mengambil batu dan melempar FZ namun tidak kena. Tersulut emosi, pelaku pun menghampiri korban dan langsung menusuk pada bagian lengan atas sebelah kiri sebanyak dua kali dengan sebuah gunting.Sehingga korban mengalami 2 luka tusukan dan mengeluarkan darah. Selanjutnya, Pelaku FZ langsung melarikan diri. Namun, sekira pukul 00.40 wib pelaku diamankan oleh warga dan diserahkan ke Polsek Siantar Utara. dengan kondisi luka robek pada kepala.Terkait hal itu, kemudianpersonil Polsek Siantar Utara membawa korban ke Rumah Sakit Umum (RSUD) Dr Djasarmen Saragih Kota Pematangsiantar untuk menjalani Visumsementara pelaku FZ langsung diamankan dan juga menjalani pengobatan akibat luka robek dikepala dan . (Mtc/sip).