MATATELINGA, Asahan- Ketangkasan judi jenis toto gelap (togel) masih beroperasi di Asahan khususnya di wilayah kecamatan Tinggi Raja dan sekitarnya. Meski, masih dalam suasana bulan suci Ramadhan, namun, pengelola judi tak menghiraukannya.Apalagi, Pemerintah Kabupaten Asahan yang dikenal masyarakat dengan visinya yang berbunyi “Masyarakat Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter” sangat mengutuk adanya peredaran segala bentuk perjuadian.Keterangan seorang lelaki yang mengaku bernama Jaki warga Tinggi Raja saat berbincang dengan Matatelinga.com di salah satu warung di Simpang BW kecamatan Buntu Pane Asahan dikatakan, bahwasnya peredaran judi togel di bulan Ramadhan ini masih tetap berlangsung, dan biasanya kami selain memesan angka tebakan di sini juga di warung simpang Tinggi Raja,ujarnya.
Baca Juga:Melawan Saat Pengembangan Kasus Curanmor, Ambo Ditembak PolisiLebih lanjut yang mengaku bernama Jaki ini mengatakan permainan judi togel ini diwilayah ini dikelola oleh seorang bandar yang konon juga berasal dari desa Tinggi Raja, sementara pengepulnya juga warga Tinggi Raja yang sering menengendarai kendaraan roda dua jenis Yamaha Nmax warna hitam.Biasanya dalam transaksi pemesanan nomor tebakan tersebut melalui Short Message Service yang dikirimkan ke penjualnya, dan bukti SMS itulah yang kami pegang, sementara untuk uang pembayaran atas pembelian nomor tebakan tersebut biasanya pengepul akan mendatangi pemesannya sebelum angka tebakan tersebut keluar.[br]Seorang lelaki yang mengaku bernama Jaki tersebut beberapa saat setelah perbincangannya mulai curiga dengan mengatakan dengan mengatakan "Abang kibus ya", untuk menetralisir suasana matatelinga.com mengalihkan pembicaraan sesaat.Selanjutnya setelah suasana kembali bersahabat yang mengaku bernama Jaki inipun kembali mengatakan bahwasanya nomor tebakan pada Sabtu 24 April 2021 malam yang keluar 3399, banyak juga warga yang mendapat peruntungan dan bisalah untuk tambahan uang lebaran nanti bang, ungkapnya sembari pergi.Dari ocehan seorang lelaki yang mengaku bernama Jaki tersebut merupakan salah satu bentuk pengakuan bahwasanya di daerah pedesaan tersebut masih banyak peredaran judi togel meskipun saat ini masih dalam suaaana Ramadhan.Sementara Pemerintah Kabupaten Asahan beberapa waktu lalu juga melaksanakan safari Ramadhan yang intinya mengajak warga masyarakat untuk senantiasa lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjauhi kemaksiatan maun perjudian. (ben)