MATATELINGA, Medan: Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Medan mengapresiasi keberhasilan Polda Sumatera Utara yang berhasil mengungkap kasus swab antigen daur ulang di Bandara Kualanamu.Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Medan, M Rahmadianshah mengatakan segenap elemen Pemuda Pancasila di Kota Medan mengutuk keras adanya peristiwa swab antigen daur ulang di Bandara Kualanamu. Dia menyebutkan, kejadian itu tentunya merugikan banyak pihak terutama para calon penumpang."Sehingga kerja keras Kepolisian Daerah Sumatera Utara dalam hal ini personil Ditkrimsus yang berhasil mengungkap perilaku curang dan tak patut ini harus diapreasiasi,"kata M Rahmadianshah, Jum'at (30/4).Rahmadianshah juga berharap Polda Sumut tidak berhenti menyelidiki kasus ini. Pemuda Pancasila lanjut Rahmadianshah mendukung Polri untuk mengungkap kasus ini hingga ke akarnya dan tidak berhenti pada 5 orang tersangka saja."Kami juga berharap nantinya para pelaku dihukum berat. Pasalnya perbuatan mereka sangat merugikan orang banyak. Terlebih perbuatan ini sudah dilakukan sejak Desember 2020 kemarin," pungkas Rahmadianshah.
Baca Juga:Akali Proses Rapid Tes Anti Gen di KNIA, 5 Orang Diamankan Krimsus PoldasuSebelumnya diberitakan , Kepolisian Daerah Sumatra Utara mengungkap dugaan kasus swab antigen daur ulang di Bandara Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara. Ada lima orang yang ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus itu.Para tersangka antara lain berinisial; PM, Business Manager Laboratorium Kimia Farma Medan; SR, kurir yang membawa stick swab bekas untuk didaur ulang; DJ yang bertindak sebagai Customer Service; M yang bertindak sebagai admin di laboratorium Kimia Farma, Medan dan R yang bertindak sebagai admin hasil swab di Bandara Kualanamu. Kelimanya adalah warga Sumatra Selatan.Hasil penyelidikan sementara menunjukkan, para tersangka sudah beraksi sejak Desember 2020.Para pelaku mendaur ulang stik yang digunakan untuk alat swab antigen. Oleh para pelaku, stik yang sudah digunakan, dicuci dan dikemas kembali dan digunakan untuk melakukan tes swab di bandara Kualanamu. (*)