MATATELINGA, Asahan- Beberapa waktu lalu Bupati Asahan selaku ketua Satgas penanganan covid 19 Kabupaten Asahan bersama unsur Forkopimda telah mengikuti rakor secara daring yang langsung dipimpin Presiden RI berkaitan dengan pencegahan serta penanganan covid 19 selama pandemi ini.Namun, pada kenyataanya himbauan serta larangan yang telah disampaikan tersebut juga tidak menyurutkan warga masyarakat yang melakukan kegiatan yang dapat menimbulkan kluster baru bagi penyebaran virus mematikan ini.Terlebih saat ini musim arus mudik menjelang lebaran dikhawatirkan Asahan yang merupakan daerah dan persinggahan pemudik akan menjadi salah satu sarana penyebaran virus dimaksud .Dalam siaran pers juru bicara Satgas penanganan covid 19 H.RH Siregar ,Sabtu (1/05/2021) di Kisaran diharapkan seluruh warga masyarakat Asahan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, pandemi covid 19 ini masih belum berakhir.
Baca Juga:Peniadaan Mudik Lebaran 2021, Edy Rahmayadi Pastikan Petugas Bekerja 24 Jam di 73 PoskoDiharapkan warga masyarakat untuk tidak melakukan perjalan mudik menjelang hari Raya Idhul Fitri 1442 H ini,lebih baik kita bersama keluarga tetap dirumah dalam merayakan hari raya ini.Dikhawatirkan bila kita melakukan perjalanan dan didalam suatu kerumunan banyak orang kita akan tertular oleh virus mematikan ini, penyebaran kluster tersebut tidak kasat mata namun secara tiba tiba kita sudah dapat tertular, ujarnya.[br]Jubir Satgas penangana covid 19 H.RH Hidayat juga mengatakan untuk hari ini Sabtu 01 Mei 2021 di wilayah Kabupaten Asahan juga terdapat 2 warga Asahan yang meninggal dunia akibat terinfeksi covid 19.Kedua warga tersebut berasal dari kecamatan Rahuning dan Kecamatan Meranti, sehingga jumlah total warga Asahan yang meningga akibat virus mematikan sudah berjumlah 44 orang, sementara yang positif terinfeksi covid 19 sudah berjumlah 948 orang.Sedangkan yang teaktif covid 19 berjumlah 65 orang dan yang masih dalam perawatan medis mencapai 154 orang serta warga Asahan yang telah dinaayatakan sembuh dari terpapar covid 19 sebanyak 750 orang, dengan semakin tingginya warga Asahan yang terpapar virus ini.Pmerintah Kabupaten Asahan tidak bosan bosannya melakukan himbauan agar warga masyarakat untuk tetap mawas diri dari ancaman virus mematikan ini, pungkasnya (ben)