MATATELINGA, Medan- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan dukungan terkait dengan pembangunan infrastruktur Teknologi Informasi Komunikasi (TIK), dalam rangka mewujudkan cita-cita program pemerintah untuk penguatan ruang digital di seluruh Indonesia.Hal itu disampaikan Sigit saat menerima kunjungan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (4/5/2021)."Oleh karena itu kami siap dukung seluruh program Menkominfo dalam rangka membangun infrastruktur TIK sehingga segera bisa terwujud, bisa segera memberi pelayanan bagi seluruh masyarakat baik yang ada di wilayah jauh. Sehingga kemudian memiliki kemampuan yang sama, fasilitss sama, seperti masyarakat yang ada di wilayah perkotaan," kata Sigit usai audiensi bersama Menkominfo.Sigit menjelaskan, kebutuhan teknologi dewasa ini memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas. Apalagi, di tengah terjadinya Pandemi Covid-19 atau virus corona.
Baca Juga:Oknum Provos Polrestabes Medan Diduga Rintangi Tugas WartawanYang dikatakan oleh Kapolri ini menandakan bahwa kebutuhan informasi di era digitalisasi sangat lah penting, sejalan dengan Kapolri, Kapolda Sumatera Utara dalam sambutannya di acara pelatihan pembinaan fungsi Humas sejajaran Polda Sumatera Utara pada hari Senin (3/5/2021).Dalam arahannya, Kapolda Sumut mengatakan pentingnya peranan humas dalam menyajikan pemberitaan Polri. Sebagai profesi, humas bertanggung jawab memberikan informasi, mendidik, menyakinkan, meraih simpati dan membangkitkan ketertarikannya kepada masyarakat."Peranan humas sangat strategis" tandasnya di ruangan Catur Prasetya.Irjen Panca juga mengatakan bahwa peranan wartawan sangat penting untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat. Tentunya harus dengan data yang valid dan sesuai fakta. Makanya, semenjak saya menjabat Kapolda Sumut, saya menegaskan bahwa media adalah mitra strategis Polri. Bila kita menguasai bahan, kita tidak perlu takut untuk diwawancarai." Humas dan media harus bersinergi," Pungkas jenderal bintang dua ini.[br]Di akhir arahannya, Kapolda Sumut menegaskan dengan adanya pelatihan ini, diharapkan kemampuan humas Poldasu dapat maksimal. Pemberiaan informasi dapat dilakukan secara berjenjan dan Humas lah sebagai unsur twrdepan dalam menyampaiakn informasi Polri, Kita harapkan pelatihan ini memberikan dampak positif dan menjadi ilmu bagi rekan-rekan."Kemampuan pengelolaan informasi sangat penting," tandasnya. Kegiatan dihadiri oleh para kasubag humas Polres Jajaran, PPID Satuan kerja Poldasu dan personil Bidhumas.Sementara itu terkait dugaan perintangan wartawan dalam melakukan tugas jurnalistik oleh oknum Provost Polrestabes Medan berinisial Aiptu RW, Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan masih banyak anggota yang belum mengerti fungsi dan tugas jurnalis."Coba saya akan konfirmasi, benar juga kata Kasi Propam Polrestabes Medan, Kompol Zonni Aroma, bahwa tidak semua anggota Kepolisian paham dan mengerti dan memiliki pemahaman yang sama terkait apa yang dilakukan oleh teman-teman media. [br]Saya juga masih terus banyak belajar, apasih batasan-batasan media, batas-batas pemberian informasi, batasan media untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.dan sebagainya. Termasuk saya juga masih banyak kekurangan. Apalagi anggota yang bertugas di lapangan yang mereka bekerja berdasarkan perintah komando saja, "ucap Kombes Pol Hadi Wahyudi.
Baca Juga:Oknum Provost Larang Korban Penganiayaan Cerita Pada WartawanLanjut Kabid Humas lagi, saya berterimakasih pada awak media yang seperti yang diceritakan awak media, bahwa demi tak menimbulkan keributan, awak media memilih pergi meninggalkan lokasi, itu sudah sangat bijak dan sangat dewasa sekali. Langkah seperti itu sangat baik sekali dari pada berkonfrontasi dengan orang yang belum mengerti dan memahami dengan apa yang kita lakukan dalam pekerjaan kita ( jurnalistik ). Kasi Propam menurut saya sudah memberikan penjelasan yang sangat baik dan bijak, awak media juga mengambil sikab yang sangat bijak. Untuk Pemberitaan silahkan saja tanya sama Kasi Propam, apa sih informasi yang bisa disajikan terkait pemanggilan Deasy Natalia Beru Sinulingga dan ibu Devieritani, kira-kira seperti itulah, "sebut Kabid Humas.Sebelumnya diberitakan telah terjadi dugaan perintangan wartawan saat melakukan tugas jurnalistik di Polrestabes Medan oleh oknum Provost Polrestabes Medan, berinisial Aiptu RW yang melarang awak media mengambil dan mengumpulkan data dan informasi terkait pemanggilan Deasy Natalia Sinulingga bersama ibunya Novieritani Br Lumban Gaol yang melaporkan mantan suaminya atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga dipolsek Percut Seituan pada bulan November 2020 yang beberapa waktu lalu Deasy dan ibunya datang ke Polsek Percut Seituan hingga terjadi keributan. (mtc/suriyanto )