MATATELINGA, Medan: Pemuda Muslimin Indonesia Kota Medan meminta Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution menyiapkan sejumlah langkah terkait penataan ulang Kesawan City Walk yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Medan.Langkah tersebut diambil untuk membenahi sejumlah masalah keramaian serta waktu tutupnya yang lewat dari batas aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) saat pandemi Covid-19.Penataan kawasan yang berjuluk The Kitchen of Asia tersebut harus dimulai sejak penutupan sementara objek wisata kuliner itu berdasarkan surat edaran Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan Agus Suriyono bernomor 510.1/1434. Bahwa Kegiatan operasional Kesawan City Walk untuk sementara akan dihentikan terhitung mulai tanggal 05 Mei 2021 dan pembukaan kembali kawasan Kesawan City Walk akan diinformasikan lebih lanjut.Ketua Pemuda Muslimin Indonesia Kota Medan Hanafi Siregar mendukung adanya Kesawan City Walk. Namun dia meminta pihak penyelenggara dalam hal ini Pemerintah Kota (Pemko) Medan mematuhi aturan yang telah dibuat. Terutama dilakukan penataan ulang Standart Operasional Prosedur (SOP) agar tidak melanggar protokol kesehatan dan melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.“Tidak ada alasan lagi pedagang terlambat menutup usahanya dan tidak peduli terhadap aturan yang ada. Satgas covid-19 memastikan protokol kesehatan telah dijalankan dengan benar. Kemudian regulasi yang jelas tanpa adanya perbedaan antara peraturan di tingkat Sumut dan kota Medan” Kata Hanafi, Senin (10/5).Pemuda Muslimin Indonesia Kota Medan lanjut Hanafi, siap menjadi mitra strategis Walikota Medan untuk memberikan masukan, saran, dan menyamakan persepsi terhadap berbagai persoalan yang ada di masyarakat dan mencarikan solusi bersama-sama."Karena gerakan ini bukan hanya sebagai persepsi belaka, akan tetapi merupakan sebuah aksi nyata. Sehingga terwujudnya cita-cita Kota Medan menjadi The Kitchen of Asia. Merupakan salah satu program andalan Wali Kota Medan Bobby Nasution,"pungkas Hanafi. (*/mtc)