Matatelinga - Binjai, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Binjai AKP Revi Nurvelani meminta seluruh masyarakat di Kota Binjai agar menjauhi segala bentuk aktifitas perjudian selama berlangsungnya pergelaran turnamen sepakbola Piala Dunia Brazil 2014.
Pernyataan itu diungkapkannya kepada Analisa, Selasa (16/6/2014) siang, menyikapi kemungkinan marak dan rawannya aktifitas perjudian bidang olahraga, baik dilakukan secara resmi maupun tidak resmi, selama digelarnya pesta sepakbola dunia 4 tahunan itu.
"Perlu diingat. Momen Piala Dunia itu bukanlah ajang judi, melainkan hiburan olahraga untuk masyarakat global. Karena itu, saya minta masyarakat untuk bisa memahami ini, demi kebaikan bersama," ungkapnya.
Dia pun menegaskan komitmennya melakukan penindakan secara hukum bagi siapapun pihak yang terlibat perjudian, serta tetap meminta masyarakat agar proaktif dan menjadi mitra strategis kepolisian guna melakukan pemberantasan judi.
"Jadilah mitra kepolisian yang baik. Kalau ada informasi, segera hubungi kami (polisi) agar ditindaklanjuti. Siapapun (pelaku) dia, mau bandar besar ataupun pemain kecil, pasti akan saya tindak," tegas Revi.
Di sisi lain, menyikapi momen menjelang masuknya bulan suci Ramadan 1435 Hijriah, perwira asal Jawa Barat ini mengaku telah mempersiapkan beberapa operasi khusus dalam upaya penertiban penyakit masyarakat di Kota Binjai.
Meskipun demikian, dia mengaku upaya penertiban itu tidak hanya dilakukan sendiri oleh kepolisian, melainkan tetap mengedepankan kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat dan instansi pemerintah terkait.
"Artinya disini, tidak hanya kepolisian dan instansi pemerintah terkait saja yang punya andil dalam menjamin kenyamanan beribadah selama Ramadan, tetapi juga peranserta seluruh elemen masyarakat," ucapnya.
(Hendra/Mt)