MATATELINGA, Medan: Puluhan orang tua calon siswa peserta PPDB mendatangi kantor Dinas Pendidikan Sumatera Utara di Jalan Cik Ditiro, Jumat (18/6). Mereka menyatakan ketidakpuasan atas proses pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur afirmasi, prestasi dan perpindahan orangtua yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara.Bahkan para orang tua calon siswa ini meminta agar pelaksanaan PPDB jalur afirmasi, prestasi dan perpindahan di Sumut diulang dari awal.Para orang tua yang protes ini langsung diarahkan ke Aula Amir Hamzah yang merupakan Posko pengaduan PPDP Sumut yang disediakan oleh panitia. Di sana, mereka mengungkapkan keluhannya kepada panitia PPDB."Kita sudah dua hari disini, dari kemarin sampai hari ini. Kita terkejut dengan pengunuman jalur afirmasi dan pretasi, ada yang satu jam sebelumnya lulus, kemudian gak lulus. Ada yang menyatakan tidak lulus tapi nilainya tinggi,"ucap Endriko Sihombing salah satu orang tua calon siswa.Dia menyebutkan proses PPDB jalur afirmasi dan pretasi ini berjalan kacau. Pasalnya, sampai hari ini kata Endriko, rangking juga tidak bisa diberikan oleh Dinas Pendidikan terhadap jalur prestasi bahkan jalur zonasi pun sistem sudah tidak berfungsi."Makanya kita tadi sepakat kita minta jalur prestasi dan afirmasi di ulang, kembali sistemnya bagus.Diulang dari pendaftarannya dan sarannya kalau bisa manual,"pinta Endriko.Fransiskus Lumbansiantar, orang tua calon siswa lainnya mengatakan bahkan anaknya yang mempunyai nilai tinggi malah dinyatakan tidak lulus. Sedangkan temannya, yang mempunyai nilai lebih rendah dinyatakan lulus."Saya komplain ke sekolahnya , mereka mengatakan semua prosedur dari provinsi Sumatera Utara. Mereka hanya bersifat mengkonfirmasi saja. Bahkan mereka mengatakan data atas nama saya tidak ada disana. Itu yang saya pertanyakan mengapa keluar bukti tanda registrasi anak saya sudah meregistrasi secara baik tetapi data tidak ada,"bebernya.Senada dengan orang tua peserta PPDB lainnya, Fransiskus juga meminta agar pelaksanaan PPDB jalur afirmasi dan pretasi ini diulang."Maka kami pingin orangtua siswa penerimaan PPDB 2021 ini agar diulang karena sistem amburadul, website sangat payah dibuka. Kedua transparansi nya kurang, sistem perangkingan nya kita tidak mengerti,"bebernya.Terpisah, Mohammad Ikhsan selaku Ketua PPDB Sumut mengatakan masih akan melakukan koordinasi dengan Kadis Pendidikan terkait hal itu. Keputusan itu, sebut Ikhsan akan disampaikan oleh pihaknya pada Senin, 21 April 2021."Pengumuman diperpanjang jadi tangggal 24 Juni. Pertanyaan semua orang tua tadi apakah dibuat secara manual itu nanti tanggal 21 keputusannya,"pungkasnya. (mtc/fae)