Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Gubsu Hadiri Nobar Piala Dunia Bareng Menpora

Gubsu Hadiri Nobar Piala Dunia Bareng Menpora

Admin - Sabtu, 21 Juni 2014 17:54 WIB
Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho menerima sebuah buku berjudul Theater Sepak Bola Indonesia, Mengamankan Kemelut Depan Gawang dari Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo, sebagai bentuk apresiasi kepada orang nomor satu itu atas kepedulian terhadap olahraga.     Penyerahan buku yang ditulis oleh Henry Nurcahyo dan Teguh Wahyu Utomo terbitan Kemenpora tersebut dilakukan di Halaman Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara saat acara nonton bareng Piala Dunia antara Italia versus Kosta Rika pada Jumat (20/6/2014) malam.     Agenda yang digelar "Rumah Bola Kemenpora" itu dimulai pukul 21.00 WIB dengan serangkaian acara talkshow bertema "Peluang Indonesia Menuju Piala Dunia" dan beberapa gelaran tarian etnis asal Sumatera Utara.     Selain Gubsu, buku yang sama juga diberikan kepada beberapa tokoh Sumut lainnya seperti Ketua KONI Sumut Gus Irawan, Ketua DPD Golkar Sumut Ajib Shah, Sekda Pemprov Sumut Nurdin Lubis, Ketua KNPI Sumut Yasir Ridho, Kadispora Sumut Baharuddin Siagian, Politisi PDI-P Sumut Brilian Mohctar, Ketua PSSI Pusat Djohar Arifin, serta beberapa orang legenda sepakbola Indonesia seperti Rully Nere, Anjas Asmara, dan Nobon.    "Rumah Bola" merupakan kegiatan nonton bareng yang diadakan Kemenpora selama acara Piala Dunia 2014 berlangsung tepatnya dari Kamis (12/6) ini hingga 13 Juli 2014 Kota Medan menjadi kota kedua perhelatan ini sebelum menuju Surabaya, Makassar dan Jayapura.    Menpora Roy Suryo dalam kesempatan itu mengatakan acara nonton bareng yang dirangkai peluncuran buku Theater sepak Bola Indonesia serta diskusi dengan tema Indonesia Menuju Piala Dunia sangat penting.     Karena Indonesia harus mengapai mimpi ini dan mimpi itu harus terus kita hidupkan, supaya Indonesia punya harapan di tahun 2022. Kalau Allah meridhoinya mungkin nama Indonesia akan terdengar lagi di pentas dunia.     "Sama seperti tahun 1938 sebelum merdeka Indonesia pernah masuk keputaran piala dunia. Buku ini dedikasikan kepada olahraga Indonesia khususnya sepakbola Indonesia.Di dalam buku ini pula tercantum rahasia di balik penyatuan PSSI," katanya.    Sementara Gubsu Gatot Pujo Nugroho mengatakan Kota Medan adalah kota pertama di luar Jakarta yang menggelar acara nonton bareng yang digagas "Rumah Bola" Kemenpora, yang tentunya hal itu sebuah apresiasi sangat tinggi kepada Sumatera Utara.    Menurut dia, dari informasi yang didapat dari beberapa sumber disebutkan bahwa ada beberapa penilaian parameter kemajuan suatu bangsa yakni politik dan keamanan, pertumbuhan ekonomi serta kemajuan olahraganya.    Tentunya semua pihak menjadi optimis bagaimana kegiatan olahraga bisa menjadi bagian dari pembinaan generasi muda agar mereka menjadi manusia-manusia yang produktif, kreatif dan mandiri serta menjadi harapan bangsa.    Dengan adanya kegiatan "Rumah Bola " yang digagas Kemenpora, tentunya juga merupakan bagian dari upaya membangun kebersamaan di tengah-tengah masyarakat, dan dengan kebersamaan itu ia optimis bangsa ini bisa lebih maju lagi kedepannya.   "Tadi saya sempat bertanya kepada Menpora , kapan kita kira-kira bisa berlaga di kancah Piala Dunia dan disebutkan tahun 2022. Kita harus optimis dengan pembinaan yang dilakukan dengan keras oleh semua pihak tentunya mimpi itu bisa diwujudkan," katanya.    Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Baharuddin Siagian dalam kesempatan itu mengatakan acara ini bertujuan untuk memotivasi pecinta sepakbola di Sumatera Utara agar semakin semangat untuk mencintai sepak bola.Juga untuk meningkatkan kerjasama dalam rangka pembinaan olah raga khususnya sepak bola di Sumatera Utara.    "Kegiatan ini juga sebagai Media informasi untuk menggali potensi olahraga yang ada di Sumut," katanya. Ketua Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Sumatera Utara Gus Irawan mengatakan pihaknya berharap acara tersebut menjadi langkah awal kebangkitan sepak bola Indonesia khususnya Sumatera Utara.   "Karena dulu Sumut adalah gudangnya atlet khususnya pesepakbola, dan kedepan Insya Allah ini bisa kembali diwujudkan," katanya.(Mt)


Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Bobby Nasution Ajak Kolaborasi Total Berantas Narkoba, Siap Dukung Anggaran BNNP

Berita Sumut

Sumut Jadi Tuan Rumah Hari Anak Nasional 2026, Bobby Nasution Harapkan Event Nasional Dorong Ekonomi Daerah

Berita Sumut

Pemprov Sumut Siap Tindaklanjuti Hasil Reses DPRD, Usulan Masyarakat Diprioritaskan Berdasarkan Urgensi

Berita Sumut

PRSU Ke-50 Targetkan 300 Ribu Pengunjung, Jadi Momentum Penguatan Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Sumut

Berita Sumut

PWI Sumut Gelar Uji Kompetensi Wartawan Angkatan ke-76 di Hotel Inna Dharma Deli

Berita Sumut

Polda Sumut Kerahkan 2.081 Personel Amankan ASEAN U-19 Boys Bank Sumut Championship 2026