MATATELINGA, Toba-Mendengar berita yang berubah dari masalah perkara kepemilikan tanah ke arah penutupan PT. TPL, Bernard Simatupang salah satu kontraktor yang bermitra dengan Toba Pulp Lestari sejak tahun 1991 angkat suara.Melalui sambungan telpon pada Selasa, (22/6/21), Bernard mengungkapkan keheranannya, mengapa persoalan perkara tanah berubah ke penutupan TPL. Bernad pun tidak bisa memastikan siapa yang bermain dibelakang ini semua."Kalau masalah tanah kami tidak tau. Tapi saya heran kenapa baru sekarang kejadiannya. Apalagi kearah tutup TPL,"bebernya.Bernard hanya tersenyum biasa saja ketika ditanya tentang perkembangan berita penutupan TPL, dan mengatakan jika hal itu tersebut adalah hal biasa. “Mungkin tidak ada apanya ke TPL” terang Bernard.Bernard sudah yang mensuplai cangkang dan fiber saat ini. Kini memiliki karyawan sebanyak 50 orang. “Sejak bermitra dengan TPL, saya belum memiliki karyawan. Kini sudah 50 karyawan dan itu semua karena kerja kita bagus” ungkap Bernard. Bernard mengungkapkan bahwa jika terjadi penutupan TPL akan sangat berakibat buruk bagi kelangsungan perusahaan yang dipimpinnya. Banyak karyawan tak bisa kerja lagi dan selain itu, 40 orang mitra kerja akan pengangguran. Lapangan kerja susah karena covid dan cari kerja juga akan susah, apalagi anggota saya orang adalah orang Toba juga” terang Bernard mengakhiri. (mtc/Yin)